banner 728x250

Yerusalem Memanas! Polisi Israel Tangkap Imam Masjid Al-Aqsa Syekh al-Abbasi H-1 Ramadan

Polisi Israel tangkap Imam Masjid Al-Aqsa Syekh Mohammed al-Abbasi jelang Ramadan 2026. Hamas kutuk intervensi terhadap kesucian Al-Aqsa dan persiapan logistik ibadah.

Yerusalem Memanas! Polisi Israel Tangkap Imam Masjid Al-Aqsa Syekh al-Abbasi H-1 Ramadan
Yerusalem Memanas! Polisi Israel Tangkap Imam Masjid Al-Aqsa Syekh al-Abbasi H-1 Ramadan (foto : nour tayeh on Unsplash)
banner 468x60

BERANDAKU.COM– Situasi di Yerusalem Timur kembali tegang setelah kepolisian Israel menangkap Imam Masjid Al-Aqsa, Syekh Mohammed al-Abbasi, dari dalam halaman kompleks masjid pada Senin (16/2/2026) malam waktu setempat.

Penangkapan tokoh agama senior ini terjadi hanya beberapa hari sebelum umat Muslim memasuki bulan suci Ramadan.

Example 300x600

Melansir laporan kantor berita Palestina WAFA via Anadolu Agency, pasukan Israel menahan Syekh al-Abbasi tanpa memberikan alasan resmi yang jelas. Penangkapan ini menambah panjang daftar tindakan keras otoritas Israel terhadap otoritas agama dan jamaah di situs suci tersebut.

Selain penangkapan, otoritas Israel dikabarkan telah mengeluarkan perintah larangan bagi Syekh al-Abbasi untuk memasuki kawasan Masjid Al-Aqsa. Hal ini memicu gelombang protes karena dianggap sebagai upaya sistematis untuk membatasi aktivitas ibadah dan kepemimpinan agama di Al-Aqsa.

Baca Juga : At-Tajdid Language Presentation 2026: Cara Santri Tasikmalaya Taklukkan Dunia Lewat Bahasa

Tak hanya para imam, tekanan juga menyasar badan Wakaf Islam—lembaga yang dikelola Yordania untuk mengelola kompleks tersebut. Laporan menyebutkan bahwa 33 karyawan Wakaf dilarang masuk ke kompleks pada pekan ini. Otoritas Israel juga dilaporkan menghalangi persiapan logistik Ramadan, seperti pemasangan tenda peneduh dan klinik medis darurat bagi jamaah.

Menanggapi peristiwa tersebut, Hamas merilis pernyataan resmi pada Selasa (17/2/2026) yang mengutuk keras langkah Israel. Mereka menilai penangkapan tersebut adalah intervensi berbahaya terhadap kesucian kiblat pertama umat Islam.

“Pelanggaran yang meningkat terhadap kesucian Masjid Al-Aqsa dan pencegahan persiapan logistik Ramadan adalah bentuk campur tangan terang-terangan untuk menguasai dan men-Yahudisasi masjid,” tulis pernyataan resmi Hamas.

Hamas mendesak Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk segera mengambil tindakan nyata guna menekan Israel agar menghentikan rangkaian provokasi tersebut.

Kondisi di Yerusalem Timur saat ini dilaporkan berada pada titik didih. Pengetatan keamanan yang ekstrem dan serangkaian penangkapan terhadap tokoh agama serta aktivis Palestina dilakukan secara intensif menjelang Ramadan 1447 H.

Rakyat Palestina di Yerusalem dan Tepi Barat diserukan untuk tetap berjaga (ribat) di dalam Al-Aqsa guna melindungi identitas situs suci tersebut dari serbuan kelompok pemukim yang semakin sering terjadi di bawah perlindungan polisi.***

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *