SINGAPARNA, BERANDAKU.COM — Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melakukan lompatan besar dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di tingkat akar rumput.
Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, didampingi Wakil Bupati H. Asep Sopari Al-Ayubi, secara resmi meluncurkan Program SADESSA (Satu Desa Satu Sarjana) dalam Apel Pagi Gabungan di Lapangan Setda, Selasa (03/02/2026).
Program SADESSA ini dirancang sebagai strategi jangka panjang untuk memastikan setiap desa di Kabupaten Tasikmalaya memiliki minimal satu generasi terdidik yang mampu menggerakkan potensi lokal dan mempercepat pembangunan desa.
Bupati Tasikmalaya Cecep menegaskan bahwa kehadiran sarjana di setiap desa akan menjadi motor penggerak inovasi yang mampu menjawab tantangan zaman secara akademis namun tetap berbasis kearifan lokal.
“Melalui Program SADESSA, kita ingin memastikan bahwa setiap desa di Kabupaten Tasikmalaya memiliki generasi terdidik, berwawasan luas, dan mampu menjadi agen perubahan serta penggerak pembangunan di wilayahnya masing-masing,” ujar Cecep Nurul Yakin.
Selain peluncuran SADESSA, apel gabungan ini juga diwarnai dengan momen penuh apresiasi bagi para abdi negara. Bupati menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun kepada PNS yang memasuki masa purna bakti per Februari 2026, serta pemberian SK Kenaikan Pangkat (TMT 1 Februari 2026) dan Kenaikan Gaji Berkala.
Bupati juga memberikan penghargaan kepada ASN yang berhasil meraih Piagam Penghargaan Kompetensi Inovasi Jawa Barat Tahun 2025.
“Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian bapak-ibu sekalian selama menjalankan tugas sebagai aparatur negara,” tambahnya.
Sektor informal tak luput dari perhatian. Secara simbolis, Bupati menyerahkan bantuan Asuransi BPJS Ketenagakerjaan bagi para petani dan tenaga kerja di sektor tembakau di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan sosial negara terhadap para pekerja lapangan yang memiliki risiko tinggi.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Asisten Daerah, Kepala SKPD, Rektor Universitas Siliwangi, para pimpinan perguruan tinggi, serta mitra perbankan. Kehadiran tokoh akademisi mempertegas dukungan dunia pendidikan terhadap kesuksesan program SADESSA.
Turut hadir pula Kepala BPJS Ketenagakerjaan dan para Kepala SMA/SMK/MA se-Tasikmalaya, yang diharapkan dapat menjadi pintu masuk informasi bagi calon mahasiswa berprestasi dari desa untuk mengikuti program beasiswa sarjana ini.
Dengan diluncurkannya SADESSA, Kabupaten Tasikmalaya optimis dapat menaikkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan menciptakan kemandirian desa melalui kekuatan intelektualitas putra daerah sendiri.***













