BERANDAKU.COM – Miris kondisi jalan di Dusun Cicomre Desa Bojongkapol Kecamatan Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat belum tersentuh aspal dan pembangunan jalan sejak zaman Presiden Soekarno.
Masyarakat bahkan anak sekolah sudah puluhan tahun harus berjibaku melewati jalan dengan kondisi tanah bercampur lumpur tersebut untuk sampai ke pusat kota dan pendidikan.
Kesabaran masyarakat Cicomre akhirnya terbayar karena di tahun 2026 ini pemerintah Kabupaten Tasikmalaya akan membangun dengan aspal hotmix ruas jalan Bojongkapol-Cikangkung tersebut.
Jalan dengan panjang 3,4 kilometer tersebut akan dibangun oleh pemerintah daerah dengan kucuran anggaran Rp 17,5 miliar yang bersumber dari pinjaman daerah ke pemerintah pusat.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya yang merupakan dewan Dapil 7 wilayah Kecamatan Bojonggambir, Luthfi Hizba Rusydia mengungkapkan, jalan Cicomre tersebut masuk ruas jalan kabupaten Bojongkapol-Cikangkung.
Menurut Luthfi, ruas jalan kabupaten Bojongkapol-Cikangkung memang belum tersentuh pengaspalan sampai sekarang sejak zaman Soekarno.
Namun untuk tahun ini akan masuk skala prioritas untuk dibangun oleh pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Sebagai dewan Dapil tersebut Luthfi ikut mendorong dan mengawal sehingga ruas jalan Bojongkapol-Cikangkung ini masuk prioritas pembangunan tahun 2026.
Luthfi menyebutkan, untuk ruas jalan Cireundeu-Cicomre sudah selesai, namun dari Bojongkapol-Cikangkung yang tembus ke selatan Cipatujah, belum mulus.
Dia menambahkan, jika jalan tersebut sampai diaspal maka poros tengah kabupaten Tasikmalaya akan hidup, karena di wilayah Bojonggambir banyak sumber daya alam luar biasa.
“Imbasnya masyarakat dari Garut yang ingin ke Cipatujah atau Pangandaran bisa lewat ruas Bojongkapol-Cikangkung ini sehingga lebih cepat dibandingkan harus berputar ke arah kota,” ungkap Luthfi.
Selain itu aksesibilitas dan konektivitas akan tercapai sehingga dipastikan pertumbuhan ekonomi masyarakat, sektor pertanian dan wisata akan hidup, jika jalan Bojongkapol-Cikangkung ini dibangun.
Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPUTRLH) Kab Tasikmalaya, Wildan Nuruzzaman, ST menjelaskan jalan di dusun Cicomre tersebut masuk ruas jalan Bojongkapol-Cikangkung sudah masuk prioritas pembangunan tahun 2026.
“Ruas jalan Bojongkapol-Cikangkung termasuk salah satu dari 32 ruas jalan kabupaten yang akan dibangun tahun ini dari pinjaman daerah ke pusat. Untuk panjang penanganan ruas jalan Bojongkapol-Cikangkung sepanjang 3,4 kilometer dengan usulan anggaran Rp 17,5 miliar,” terang Wildan.***













