banner 728x250
News  

Akibat Asmara Kandas, Pemuda di Tasikmalaya Nekat Minum Racun Tikus Campur Kopi

Seorang pemuda berinisial MSH (21) ditemukan tak sadarkan diri di pinggir Jalan Mangin, Tasikmalaya, Minggu (8/3/2026).

banner 468x60

TASIKMALAYA KOTA, BERANDAKU.COM — Aksi nekat seorang pemuda di Tasikmalaya menggemparkan warga di tengah suasana Ramadan.

Bukan karena kenakalan remaja atau balap liar, pemuda tersebut nekat melakukan tindakan ekstrem yang diduga dipicu oleh luka asmara.

Example 300x600

Diduga depresi setelah putus cinta dengan kekasihnya, pemuda berinisial MSH (21) nekat meminum racun tikus yang dicampur dengan kopi.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Mangin, Kampung Rancakukun, Kelurahan Cipari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, pada Minggu (8/3/2026) sore sekitar pukul 14.55 WIB.

Kehadiran korban yang tergeletak tak berdaya di pinggir jalan langsung memicu kepanikan warga.

Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di dekat sepeda motor Suzuki hitam bernopol AD 2336 KT miliknya.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto, melalui Pamapta I, IPDA Jonih Jonansa, mengonfirmasi temuan tersebut. “Korban ditemukan warga dalam keadaan pingsan di pinggir jalan,” ujar Jonih, Minggu malam.

Warga segera melarikan korban ke Poliklinik Pratama Karmel Medika untuk mendapatkan penanganan awal.

Namun, karena keterbatasan fasilitas, warga Kampung Cimuncang Kiara, Desa Gunungsari, Kecamatan Sukaratu tersebut kemudian dirujuk ke RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya.

Berdasarkan pemeriksaan medis, dokter mendeteksi adanya gejala keracunan kuat. Beruntung, zat beracun tersebut belum menyebar luas ke seluruh tubuh.

“Beruntung, racun yang diminum korban belum menyebar ke seluruh tubuh karena masih berada di lambung,” ungkap Jonih. Petugas medis segera melakukan tindakan bilas lambung untuk mengeluarkan sisa racun dari tubuh korban.

Setelah kondisinya stabil dan mulai sadar, MSH mengakui bahwa dirinya secara sadar mencampurkan racun tikus ke dalam kopi sebelum meminumnya.

Fakta mengejutkan terungkap bahwa korban sempat memberikan sinyal di media sosial sebelum melakukan aksi nekat tersebut.

“Korban sempat membuat status di WhatsApp yang memperlihatkan pencarian di internet mengenai dampak meminum racun tersebut. Bahkan, dia juga merekam video saat mencampurkan racun itu ke dalam secangkir kopi,” terang Jonih.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi.

Setelah dipastikan kondisinya membaik, pihak kepolisian menyerahkan MSH beserta sepeda motornya kepada pihak keluarga.***

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *