BERANDAKU.COM –Pesantren At-Tajdid Muhammadiyah Tasikmalaya kembali menunjukkan taringnya dalam mencetak generasi religius yang berwawasan global.
Melalui ajang At-Tajdid Language Presentation (ALP) 2026, ratusan santri unjuk kebolehan dalam penguasaan bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris pada 12–13 Februari 2026.
Mengusung tema inspiratif “Unleash Your Words, Unlock The World,” kegiatan ini bukan sekadar perlombaan biasa. ALP 2026 dirancang menjadi panggung aktualisasi bagi para santri untuk membuktikan bahwa bahasa adalah kunci utama membuka cakrawala dunia di tengah dinamika global.
Humas Ponpes At-Tajdid, Akbar Syawaludin, menegaskan bahwa sebagai pesantren modern, At-Tajdid menempatkan penguasaan bahasa sebagai pilar pendidikan holistik. Bahasa tidak hanya dipahami sebagai alat komunikasi, namun sarana berpikir kritis dan penyampaian gagasan keislaman serta kebangsaan.
“Berbagai metode seperti pembiasaan kosakata dan latihan pidato harian kini ditampilkan dalam bentuk kompetisi edukatif. Ini bukti proses belajar di sini berjalan aplikatif,” Ujar Akbar saat di Konfirmasi Berandaku.com.
Baca Juga : Melalui Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan Jatuh Pada Kamis
Kemeriahan ALP 2026 terlihat dari beragamnya cabang lomba yang digelar, mulai dari Speech Contest, Story Telling, hingga pertunjukan Drama and Entertainment. Setiap kategori memberikan ruang bagi santri untuk melatih keberanian dan kemampuan bekerja sama.
Selain kemampuan linguistik, santri juga digembleng secara soft skills. Proses persiapan materi, manajemen waktu latihan, hingga tampil di depan audiens melatih jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab sejak dini.
Lebih dari sekadar ajang unjuk bakat, kegiatan ini merupakan instrumen pembinaan karakter. Nilai disiplin dan sportivitas ditanamkan secara mendalam. Bahasa menjadi medium untuk menumbuhkan keberanian menyampaikan ide secara santun namun bermakna.
Antusiasme civitas pesantren terlihat jelas dari kolaborasi antara santri sebagai panitia dan peserta. Suasana apresiatif ini diharapkan mampu memperkuat budaya belajar yang positif di lingkungan pesantren.
Penyelenggaraan ALP 2026 menjadi refleksi visi besar Pesantren At-Tajdid dalam mencetak santri yang tidak hanya kokoh dalam ilmu agama, tetapi juga kompeten dalam komunikasi global.
Dengan pembinaan berkelanjutan, At-Tajdid optimis para santri akan menjadi generasi yang percaya diri, adaptif, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dunia.***








