GARUT KOTA, BERANDAKU.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung gelaran Ramadan Fashion Festival (Ramffest) Tahun 2026 yang dihelat di Lantai 2 Garut Plaza, Jalan Guntur, Jumat (6/3/2026).
Selain memantau kreativitas anak muda, kunjungan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam merevitalisasi pusat perbelanjaan bersejarah di jantung kota Garut.
Bupati Syakur mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengisi awal bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang produktif.
Menurutnya, Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah spiritual, tetapi juga waktu untuk berbagi kebahagiaan dan menggerakkan roda ekonomi.
“Mari kita manfaatkan Ramadan untuk ibadah dan berbagi kebahagiaan dengan saudara kita yang belum beruntung. Namun, yang tidak kalah penting adalah mengisi waktu dengan kegiatan yang produktif,” ujar Syakur di sela-sela peninjauan.
Bupati memberikan perhatian khusus pada pemilihan lokasi acara. Ia menyebut Garut Plaza sebagai tempat yang memiliki nilai sejarah tinggi bagi masyarakat atau berstatus “legend”.
Baca Juga : Kritik Tajam FHGTK Tasikmalaya, Sebut Bupati Tak Berempati pada Nasib Guru Paruh Waktu
Namun, ia menyadari tantangan besar yang dihadapi pengelola akibat persaingan ketat dengan pusat perbelanjaan modern yang baru bermunculan.
“Tempat ini adalah tempat yang legend. Karena persaingan saat ini sangat ketat, Ramffest ini harus kita pahami sebagai upaya kolektif untuk terus mempertahankan eksistensi Garut Plaza,” lanjutnya.
Secara khusus, Bupati memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut yang berinisiatif meramaikan kembali ikon belanja tersebut melalui berbagai event kreatif.
Melihat antusiasme peserta serta kualitas talenta lokal dalam fashion show tersebut, Bupati mengaku optimis dengan masa depan ekonomi kreatif di Kabupaten Garut. Ia terkesan dengan kepercayaan diri para model lokal yang tampil memukau.
“Saya cukup kaget, model-modelnya keren dan bertalenta. Semoga anak-anak kita sehat semua, bahagia, dan kelak bisa berkiprah memberikan manfaat bagi bangsa dan negara,” tuturnya.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen untuk memperbanyak rangkaian acara serupa.
Tujuannya jelas: menarik massa agar terjadi perputaran ekonomi yang signifikan sekaligus menjadi panggung bagi masyarakat untuk menampilkan keterampilan (kabisa).
Bupati berharap kolaborasi antara pemerintah dan pengelola tempat dapat terus berlanjut secara konsisten. Ia pun mendorong agar Ramffest ditetapkan menjadi agenda rutin setiap tahunnya guna menjaga geliat ekonomi dan budaya di Garut Plaza.***













