BERANDAKU.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tasikmalaya memastikan proses pembentukan Dewan Pendidikan saat ini tengah berjalan, setelah sebelumnya lembaga tersebut diketahui telah lama vakum.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Rojab Riswan Taufik, mengatakan pembentukan Dewan Pendidikan merupakan amanat Peraturan Daerah (Perda) yang kini mulai kembali diproses secara bertahap, mulai dari penyusunan regulasi hingga mekanisme pembentukan.
“Dewan Pendidikan itu amanat Perda. Hari ini Dewan Pendidikan itu kita sedang on going. Mulai dari proses, regulasi, tata cara,” ujar Rojab saat dihubungi, Rabu (18/2/2026).
Ia menjelaskan, tahapan awal yang tengah disiapkan mencakup proses pembentukan secara administratif, termasuk penyusunan tata cara dan pembentukan panitia seleksi (pansel) yang akan mengatur mekanisme penjaringan anggota Dewan Pendidikan.
“Pertama proses pembentukan, tata cara, pansel, itu masuk diregulasi itu,” jelasnya.
Menurut Rojab, Dewan Pendidikan memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan pertimbangan dan masukan terhadap kebijakan pendidikan. Karena itu, pembentukannya menjadi salah satu prioritas Disdik meskipun dirinya baru menjabat sekitar lima bulan.
“Kan saya di sini baru lima bulan, tapi tidak apa-apa. Ini sebagai PR dan itu menjadi titik krusial dan sangat strategis dalam pembentukan Dewan Pendidikan,” katanya.
Ia menargetkan pembentukan Dewan Pendidikan dapat direalisasikan pada tahun ini. Nantinya, anggota Dewan Pendidikan akan diisi oleh berbagai unsur, seperti pegiat pendidikan dan kalangan akademisi, sesuai dengan ketentuan regulasi yang disusun.
“Target kita tahun ini. Yang mengisinya dari pegiat pendidikan, akademisi, nanti juga ada di regulasinya,” ungkapnya.
Disdik berharap, dengan diaktifkannya kembali Dewan Pendidikan setelah lama vakum, lembaga tersebut dapat berperan aktif dalam memberikan masukan strategis dan memperkuat arah kebijakan pendidikan di Kota Tasikmalaya.
“Ini sebagai langkah strategis kita dalam mengambil sebuah kebijakan,” katanya.













