TASIKMALAYA, BERANDAKU.COM — Kepadatan arus balik Lebaran 2026 di Jalur Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, diwarnai aksi penyelamatan darurat oleh petugas kepolisian.
Seorang pemudik lanjut usia asal Kota Bandung ditemukan dalam kondisi lemas tak berdaya saat melintasi tanjakan ekstrem tersebut pada Selasa (24/3/2026).
Pemudik tersebut diketahui bernama Dede Sunarya (70), warga Dago, Kota Bandung. Dede yang memiliki riwayat penyakit stroke dan hipertensi tersebut tengah dalam perjalanan pulang dari Ciamis menuju Bandung dengan dibonceng oleh anaknya, Rahmat (22).
Kejadian ini terungkap saat Kasubsi Penmas Polres Tasikmalaya Kota, Aiptu Yadi Miyadi, tengah melakukan patroli rutin di kawasan tanjakan Letter U Gentong yang sedang mengalami kepadatan arus.
“Saat patroli, kami melihat pengendara motor menggunakan sarung yang diikatkan ke badan sambil membawa orang tua. Namun, posisi orang tuanya sudah tidak normal, miring ke arah kiri,” ujar Aiptu Yadi.
Melihat kondisi yang mengkhawatirkan, Aiptu Yadi segera menghentikan kendaraan tersebut dan mengarahkannya ke Pos Pengamanan (Pospam) Letter U Gentong. Setibanya di pos, tim medis langsung memberikan pertolongan pertama.
Berdasarkan pemeriksaan tim kesehatan di lokasi, kondisi fisik Dede menurun drastis diduga akibat kelelahan perjalanan jauh yang memicu riwayat penyakit stroke dan tekanan darah tingginya.
Rahmat, sang anak, mengaku sempat panik karena tidak menyadari kondisi ayahnya sudah melemah sejak dari perjalanan.
“Dari Ciamis ke arah Bandung tadi kelihatannya biasa saja, tapi tiba-tiba bapak lemas. Saya sangat berterima kasih kepada petugas, pelayanannya sangat cepat dan langsung ditangani ambulans,” ungkap Rahmat.
Mengingat kondisi pasien yang memerlukan penanganan spesifik, petugas kepolisian segera berkoordinasi untuk mengevakuasi korban menggunakan ambulans yang sedang melintas menuju arah Cileunyi/Jakarta guna mendapatkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit terdekat.
Aiptu Yadi Miyadi mengimbau kepada seluruh pemudik, terutama yang menggunakan kendaraan roda dua, agar lebih memperhatikan kondisi fisik anggota keluarga yang dibawa, terlebih jika memiliki riwayat penyakit kronis.
“Kami meminta para pemudik untuk memastikan kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan jauh. Jika merasa lelah atau melihat anggota keluarga mulai tidak sehat, segera menepi di pos pengamanan terdekat. Jangan memaksakan perjalanan karena keselamatan adalah yang utama,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pasien telah berhasil dievakuasi dan arus lalu lintas di jalur Gentong tetap dipantau secara ketat oleh petugas gabungan guna memastikan kelancaran arus balik.***













