BERANDAKU.COM – Keangkeran Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) luntur malam ini. Persebaya Surabaya dipaksa menyerah 1-2 oleh tim tamu Bhayangkara Presisi Lampung dalam lanjutan Super League, Sabtu (14/2/2026). Hasil ini sekaligus mengakhiri catatan impresif 13 laga tanpa kekalahan milik Bajul Ijo.
Kekalahan ini terasa lebih menyesakkan bagi publik Surabaya lantaran aktor di balik layar kemenangan Bhayangkara adalah Paul Munster, sosok pelatih yang pernah menukangi Persebaya. Ini juga menjadi kekalahan perdana bagi pelatih anyar Persebaya, Bernardo Tavares.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persebaya langsung menggebrak sejak peluit pertama. Kuartet lini depan yang diisi Francisco Rivera, Gali Freitas, Bruno Moreira, dan Mihailo Perovic berulang kali mencoba membongkar pertahanan rapat Bhayangkara yang dikawal duet Nehar Sadiki dan Slavko Damjanovic.
Namun, justru efisiensi serangan tim tamu yang membuahkan hasil. Pada menit ke-30, Bernard Doumbia sukses membungkam tribun GBT. Memanfaatkan umpan silang Moussa Sidibe, sundulan Doumbia sempat memantul tiang sebelum bersarang di gawang Andhika Ramadhani. Skor 1-0 untuk Bhayangkara.
Petaka bagi tuan rumah bertambah di masa injury time babak pertama. Melalui skema serangan balik cepat, Ryo Matsumura melepaskan umpan terobosan cerdik yang dikonversi menjadi gol oleh Moussa Sidibe. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Baca Juga : Kerangka Timnas Indonesia Terbentuk: Ini Daftar 3 Pelatih Lokal yang Dampingi John Herdman
Memasuki paruh kedua, Bernardo Tavares menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil lebih menyerang. Tekanan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64. Mihailo Perovic berhasil memperkecil ketertinggalan setelah meneruskan umpan matang dari Gali Freitas.
Gol tersebut sempat membangkitkan asa kemenangan bagi Persebaya. Aksi saling balas serangan pun terjadi di sisa waktu pertandingan. Kiper Bhayangkara, Aqil Savik, dipaksa bekerja ekstra keras untuk menghalau gempuran Bruno Moreira dkk. Namun, hingga peluit panjang ditiupkan, skor 1-2 untuk kemenangan Bhayangkara tetap bertahan.
Hasil ini membuat Persebaya gagal melanjutkan tren positif mereka, sementara bagi Bhayangkara, kemenangan ini menjadi bukti tangan dingin Paul Munster dalam meredam strategi mantan timnya.
Susunan Pemain Utama:
-
Persebaya: Andhika Ramadhani (GK); Koko Ari Araya, Risto Mitrevski, Rachmat Irianto, Jefferson; Francisco Rivera, Tony Firmansyah, Milos Raickovic; Gali Freitas, Mihailo Perovic, Bruno Moreira.
-
Bhayangkara: Aqil Savik (GK); I Putu Gede, Nehar Sadiki, Slavko Damjanovic, Frengky Missa; Gaucho Moises, TM Ichsan; Privat Mbarga, Ryo Matsumura, Moussa Sidibe; Bernard Doumbia.













