banner 728x250
News  

Diduga Korsleting Listrik, 1 Rumah di Singaparna Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp50 Juta

Sebuah rumah permanen di Kampung Babakan Karang, Singaparna, Tasikmalaya ludes terbakar pada Selasa (24/3/2026) sore

banner 468x60
  1. SINGAPARNA, BERANDAKU.COM — Sebuah rumah permanen milik warga di Kampung Babakan Karang, RT 003 RW 002, Desa Singaparna, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, ludes terbakar pada Selasa sore (24/3/2026).

Insiden yang terjadi sekira pukul 15.30 WIB ini diduga kuat dipicu oleh arus pendek atau korsleting listrik.

Kasi Humas Polres Tasikmalaya, Bripka Tria, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, api pertama kali muncul dari bagian kamar di lantai dua rumah berukuran 70 meter persegi tersebut.

Example 300x600

“Kebakaran diduga akibat korsleting arus listrik yang menimbulkan bunyi letupan dan asap tebal dari kamar di lantai dua,” ujar Bripka Tria dalam keterangan resminya.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Rudi yang berada di sekitar lokasi. Rudi melihat kobaran api sudah menyala di bagian luar kamar lantai dua rumah milik Mimah Rohimah (35).

Saat kejadian, Mimah tengah berada di lantai bawah untuk menjaga warung miliknya, sementara area lantai dua dalam keadaan kosong.

Menyadari api mulai merambat ke seluruh bagian rumah, saksi segera memberitahu Mimah dan warga sekitar.

Korban bersama warga kemudian menghubungi Polsek Singaparna, Koramil Singaparna, serta Dinas Pemadam Kebakaran setempat.

Sinergi antara petugas pemadam kebakaran yang dibantu warga sekitar berhasil melokalisir api sehingga kebakaran tidak merambat lebih luas ke pemukiman padat penduduk tersebut. Api berhasil dipadamkan tak lama setelah petugas tiba di lokasi.

Meski rumah yang dihuni oleh empat orang jiwa ini mengalami kerusakan parah, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pemilik rumah, Mimah Rohimah dan Jajang, dilaporkan selamat.

“Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil ditaksir mencapai kurang lebih Rp50.000.000 (lima puluh juta rupiah),” tambah Bripka Tria.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, rumah permanen tersebut terbakar saat penghuni tidak menyadari adanya letupan listrik di lantai atas.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu mengecek instalasi listrik secara berkala guna mencegah kejadian serupa, terutama pada bangunan permanen yang padat aktivitas.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian sudah dalam kondisi aman terkendali, dan korban tengah diungsikan ke tempat yang lebih aman.***

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *