KOTA TASIKMALAYA, BERANDAKU.COM – Ratusan pembalap drag bike memadati Jalan Cilembang Jalur Dua, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Minggu (8/3/2026).
Kehadiran para pembalap ini bukan untuk melakukan aksi ilegal, melainkan mengikuti latihan bersama yang difasilitasi oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) berkolaborasi dengan Polres Tasikmalaya Kota.
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata meminimalisir fenomena balap liar yang kerap menjamur di tiga titik rawan, yakni Jalan Letjen Mashudi, JB Ciloseh, dan Jalan Gubernur Sewaka, terutama saat momen ngabuburit di bulan Ramadan.
Ketua Pengcab IMI Kota Tasikmalaya, Tantan Shadir Soniawan, menjelaskan bahwa latihan ini merupakan wadah resmi bagi para pecinta kecepatan agar tidak lagi mengekspresikan kemampuannya di jalanan tanpa pengawasan yang membahayakan nyawa.
“Alasan utama menggelar latihan bersama ini karena adanya fenomena balap liar. Saya selaku pengurus IMI bekerja sama dengan Kapolres Tasikmalaya Kota, dan ternyata beliau sangat mendukung,” ungkap pria yang akrab disapa Shadir, Minggu (8/3).
Sejak pukul 14.00 WIB, para pembalap sudah bersiap di lintasan arah Pasar Cikurubuk. Akses jalan ditutup sementara dan diawasi ketat oleh Satlantas Polres Tasikmalaya Kota guna menjamin keamanan peserta maupun penonton.
Shadir mengakui, selama ini event resmi kerap dilaksanakan di Lanud Wiriadinata, namun saat ini lokasi tersebut sedang dalam tahap perbaikan.
Jalur Cilembang pun dipilih sebagai solusi darurat namun tetap tertib.
“Minimal kita fasilitasi tempat agar aman dan tertib. Bahkan, warga sekitar sangat mendukung. Urusan parkir dan lapak UMKM kami serahkan sepenuhnya ke warga, sehingga ini juga membantu menggerakkan perekonomian masyarakat Cihideung,” tambah Shadir.
Selain latihan rutin, Shadir membocorkan kabar gembira bagi para pembalap. Polres Tasikmalaya Kota berencana menggelar event balap motor resmi berskala besar usai lebaran mendatang.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi bagi mereka yang mau beralih dari balap liar ke jalur prestasi.
“Saya tidak mau lagi ada balap liar karena itu membahayakan diri sendiri dan pengendara lain. Ini adalah komitmen kami bersama Polres Tasikmalaya Kota untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” tegasnya.
Melalui wadah ini, diharapkan potensi besar para pembalap drag bike di Kota Tasikmalaya dapat tersalurkan dengan benar, sekaligus menghapus stigma negatif balap motor di mata masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan penuh antusiasme dari warga yang menyaksikan aksi para pembalap secara legal.***













