BERANDAKU.COM – Langkah Persib Bandung di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) musim 2025/2026 resmi terhenti di babak 16 besar. Meski berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas tim asal Thailand, Ratchaburi FC, pada leg kedua di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), hasil tersebut tak cukup membawa Maung Bandung melaju ke perempat final.
Kekalahan telak 0-3 pada pertemuan pertama di kandang lawan menjadi “tembok raksasa” yang gagal diruntuhkan skuad Persib.
Penyerang andalan Persib asal Prancis, Andrew Jung, yang menjadi pencetak gol tunggal sekaligus pemain terbaik dalam laga tersebut, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Menurutnya, kegagalan Persib bukan disebabkan oleh performa mereka di leg kedua, melainkan hasil buruk di laga pembuka.
“Itu saja, kami tereliminasi. Tapi seperti kata pelatih, kami kalah di pertandingan pertama, bukan sekarang, bukan hari ini,” ujar Andrew Jung sebagaimana dikutip dari laman resmi klub, Kamis (19/2/2026).
Persib sebenarnya tampil mendominasi sejak peluit awal dibunyikan. Gol Andrew Jung sempat membangkitkan asa bagi ribuan Bobotoh yang memadati GBLA. Namun, petaka datang di akhir babak pertama ketika salah satu penggawa Persib diganjar kartu merah.
Bermain dengan 10 orang melawan 11 pemain di panggung Asia terbukti menjadi misi mustahil.
“Babak pertama kami bermain bagus. Kami punya peluang, kami mencetak gol. Setelah itu, situasi 10 lawan 11 membuat kemenangan (agregat) menjadi jauh lebih sulit,” terang mantan pemain Liga Prancis tersebut.
Meski tereliminasi, capaian Maung Bandung musim ini jauh lebih baik dibandingkan musim lalu yang terhenti di fase grup. Terhentinya perjalanan di Asia membuat tim asuhan Bojan Hodak kini mengalihkan fokus penuh ke kompetisi domestik.
Sebagai pemuncak klasemen sementara Super League, Persib sudah ditunggu oleh Persita Tangerang pada akhir pekan ini. Konsistensi Maung Bandung akan diuji untuk mempertahankan gelar juara lokal setelah perjuangan mereka di kancah internasional berakhir.***













