BERANDAKU.COM – Aliran air bersih ke sejumlah wilayah pelayanan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Sukapura terpaksa dihentikan sementara mulai Minggu (22/2/2026) pukul 15.00 WIB. Penutupan dilakukan menyusul kebocoran pipa distribusi utama di wilayah Sukaherang, Kecamatan Singaparna.
Kasubag Pengolahan Data Pelanggan Bagian Hubungan Pelanggan, Udha Gunawan, menjelaskan kebocoran terjadi pada pipa jenis ACP (Asbestos Cement Pipe) berdiameter 300 milimeter akibat pekerjaan galian drainase di lokasi tersebut.
“Karena ini pipa utama berdiameter besar, dampaknya cukup luas,” ujar Udha.
Ia menuturkan, pipa yang bocor merupakan jalur distribusi utama yang menyuplai air ke sejumlah cabang pelayanan. Akibatnya, gangguan tidak hanya terjadi di satu titik, tetapi meluas ke beberapa wilayah.
Adapun daerah terdampak meliputi seluruh wilayah Cabang Tamansari, serta sebagian wilayah Cabang Singaparna, Tasikmalaya Barat, Tasikmalaya Timur, Kawalu, Cibeureum, dan Manonjaya.
“Sehubungan dengan adanya kebocoran pipa ACP 300 milimeter yang diakibatkan oleh galian drainase di wilayah Sukaherang Singaparna, maka aliran air untuk sementara waktu kami tutup guna proses perbaikan,” katanya.
Menurut Udha, estimasi pengerjaan perbaikan pipa diperkirakan sekitar satu hari. Namun untuk proses normalisasi aliran hingga distribusi kembali stabil sepenuhnya membutuhkan waktu lebih lama.
“Untuk pekerjaan perbaikan kurang lebih satu hari. Tetapi normalisasi aliran sampai benar-benar stabil diperkirakan sekitar lima hari,” ucapnya.
Pihak Perumda telah menurunkan tim teknis untuk mempercepat penanganan serta berkoordinasi dengan instansi terkait agar perbaikan berjalan lancar dan tidak menimbulkan kerusakan lanjutan.
“Kami berupaya maksimal agar pelayanan bisa kembali normal secepat mungkin. Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan ini,” pungkasnya. ***













