TASIKMALAYA, BERANDAKU.COM – Dampak panjangnya kepadatan arus kendaraan pemudik yang melintas di Tanjakan Jalur Gentong Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, mengakibatkan puluhan mobil mogok, Rabu (25/3/2026).
Kendaraan roda empat yang mogok pada umumnya mengalami masalah overheat dan gangguan pada kopling. Terpaksa harus berjejer di bahu jalan, mulai dari kawasan Jalur Gentong bawah hingga atas.
Kondisi itu turut memperparah kepadatan arus lalu lintas yang sejak pagi sudah tersendat akibat tingginya volume kendaraan pemudik.
Tak hanya mobil, sejumlah kendaraan roda dua juga terlihat mengalami kendala saat menanjak.
Beberapa pengendara terpaksa menepi bahkan mendorong kendaraannya karena tidak kuat melewati tanjakan panjang dengan kondisi macet.
Beruntung di tengah masalah kenderaan yang mogok tersebut, ada mekanik yang siap memberikan jasa perbaikan kepada pemudik yang mobilnya mengalami masalah mesin dan kopling.
Salah satu mekanik Indra (31), menuturkan sengaja membuka jasa perbaikan di sekitar Pos Pengamanan Letter U Gentong, karena seringkali banyak kendaraan yang mogok.
“Sejak arus mudik dan balik lebaran tahun ini sudah membuka service. Untuk jumlah kendaraan yang diservice mengalami peningkatan dalam sehari bisa memperbaiki belasan kendaraan sekaligus,” kata dia.
Menurutnya, pada umumnya kendaraan yang diservice kebanyakan kopling yang habis dan mesin mobil yang mengalami overheat.
“Banyak pengemudi yang kurang tepat dalam teknik berkendara di tanjakan. Jadi kopling cepat habis sama overheat. Biasanya pengemudi terlalu sering menekan kopling saat di tanjakan, jadi cepat rusak,” terang dia.
Indra mengatakan untuk tarif service bervariasi tergantung tingkat kerusakan. Pada umumnya diatas Rp 100 ribu.
Ade Koswara, pemudik asal Tasikmalaya yang mobilnya mogok, menuturkan terpaksa berhenti di tengah tanjakan karena mobilnya tidak lagi kuat melaju akibat masalah kopling.
“Ya sangat terbantu sekali oleh mekanik dadakan di Jalur Gentong ini. Jadi masalahnya kopling yang rusak, mungkin akibat sering ditekan di tanjakan saat macet, jadi mudah rusak,” tuturnya.***













