TASIKMALAYA, BERANDAKU.COM — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya terus memperluas jangkauan edukasi bahaya narkotika di lingkungan pendidikan.
Kali ini, BNN menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bagi ratusan siswa di SMPN 1 Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan ini dipandu langsung oleh Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kota Tasikmalaya, Ridwan. Dalam pemaparannya, Ridwan menegaskan bahwa lingkungan sekolah menjadi benteng utama dalam memutus rantai peredaran gelap narkoba.
“Pelajar merupakan kelompok yang sangat rentan menjadi sasaran peredaran narkoba. Oleh karena itu, edukasi dan pembentukan karakter harus dilakukan secara masif sejak dini di sekolah,” ujar Ridwan.
Dalam sosialisasi tersebut, BNN memperkenalkan gerakan inovatif bernama Ananda Bersinar, singkatan dari Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak.
Gerakan ini dirancang untuk mendorong peran aktif pelajar sebagai agen perubahan (agent of change) di lingkungan mereka masing-masing.
“Ananda Bersinar mengandung pesan kuat bahwa perang melawan narkotika harus dimulai dari kesadaran generasi muda. Kami ingin mereka mampu menjaga diri sekaligus menjadi pelopor bagi teman sejawatnya untuk menjauhi narkoba,” jelas Ridwan.
Selain memperkenalkan gerakan Ananda Bersinar, tim BNN juga membekali para siswa dengan pengetahuan tentang berbagai jenis narkotika yang sering disalahgunakan serta modus peredaran terbaru yang kerap menyasar kalangan remaja.
Para siswa diajak memahami dampak buruk narkoba dari sisi kesehatan, kerusakan masa depan, hingga konsekuensi hukum yang sangat berat. Edukasi ini dianggap vital agar siswa memiliki keberanian untuk berkata tidak pada narkoba.
“Ini adalah bagian dari upaya kolektif antara lembaga pendidikan dan BNN. Kami ingin membangun generasi muda yang tangguh dan berkomitmen menjaga lingkungannya agar tetap sehat, aman, dan bersih dari narkoba,” tandas Ridwan.
Melalui kegiatan P4GN ini, diharapkan SMPN 1 Ciawi dapat menjadi pilot project sekolah bersinar (bersih narkoba) di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, sekaligus mencetak generasi emas yang berintegritas tanpa narkotika.***













