BERANDAKU.COM — Pos Pelayanan Terpadu di kawasan Techno Park, Pamoyanan, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, kini hadir dengan wajah baru. Tak hanya menjadi titik pengamanan, pos ini dipersiapkan menjadi rest area yang sangat nyaman bagi para pemudik yang melintasi jalur utara Tasikmalaya.
Kesiapan pos pelayanan ini mendapat apresiasi langsung dari Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, saat melakukan peninjauan di lokasi. Ia menilai konsep yang diusung sangat humanis karena memprioritaskan kenyamanan keluarga pemudik.
“Pos Pelayanan Terpadu ini sangat bagus. Fasilitasnya lengkap, bisa melayani masyarakat dalam jumlah besar. Ada layanan kesehatan, tempat istirahat, area bermain anak, hingga ruang bagi pelaku UMKM,” ujar Rudi Setiawan.
Uniknya, fasilitas ini tidak hanya terbuka bagi pemudik jarak jauh. Kapolda menyebut warga sekitar juga bisa memanfaatkan area ini sebagai tempat rekreasi keluarga di sela-sela waktu menunggu berbuka puasa.
“Ini juga bisa menjadi tempat tujuan wisata bagi warga sekitar. Parkir gratis, wahana bermain gratis, jadi silakan ajak anak-anak untuk bergembira menyambut hari kemenangan,” tambahnya.
Selain fasilitas kenyamanan, Kapolda menerima paparan mengenai manajemen arus lalu lintas. Mengingat kawasan Ciawi merupakan jalur padat, pihak kepolisian telah memetakan tiga titik rawan kemacetan (trouble spot) dan satu titik rawan kecelakaan (black spot).
Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di persimpangan, sistem yellow box akan diterapkan. Pola ini melarang kendaraan berhenti di tengah kotak kuning persimpangan agar arus tidak terkunci. Kapolda juga menginstruksikan pembagian shift personel secara ketat guna menjaga stamina petugas di lapangan.
“Ini operasi kemanusiaan. Kita harus berlari mengejar pencegahan agar kecelakaan tidak terjadi. Seandainya terjadi, kita upayakan tidak ada fatalitas,” tegas Kapolda.
Dalam kesempatan yang sama, pihak kepolisian kembali menegaskan larangan melintas bagi kendaraan sumbu tiga di jalan arteri maupun tol selama masa pengamanan mudik, kecuali kendaraan pengangkut logistik tertentu yang dikecualikan.
Berdasarkan pantauan terkini, arus lalu lintas di kawasan Techno Park masih terpantau relatif lancar pada gelombang pertama. Namun, pihak kepolisian mewanti-wanti bahwa puncak arus mudik diprediksi baru akan meledak pada 19 hingga 20 Maret mendatang.
Kapolda mengimbau para pemudik untuk tidak memaksakan diri jika merasa lelah. “Jika mengantuk atau butuh bantuan kendaraan dan kesehatan, silakan mampir ke Pos Techno Park. Semua fasilitas ini disiapkan untuk melayani masyarakat,” pungkasnya.***













