banner 728x250
News  

Bupati Garut Tegaskan Keberagaman Adalah Kekuatan NKRI Pada Perayaan Cap Go Meh 2026

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menghadiri perayaan Cap Go Meh 2026 di Vihara Dharma Loka

Bupati Garut Tegaskan Keberagaman Adalah Kekuatan NKRI Pada Perayaan Cap Go Meh 2026
Perayaan Cap Go Meh 2577/2026, yang berlangsung khidmat di Vihara Dharma Loka, Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (3/3/2026). ‎(Foto: Moch Ahdiansyah/ Diskominfo Kab. Garut)
banner 468x60

GARUT, BERANDAKU.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri puncak perayaan Cap Go Meh 2577/2026 yang berlangsung khidmat di Vihara Dharma Loka, Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Selasa (3/3/2026).

Kehadiran Bupati Garut ini mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam menjaga api toleransi dan harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Bupati Garut Syakur menyampaikan bahwa perayaan Cap Go Meh merupakan momentum penting untuk mensyukuri anugerah keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia.

Di tengah situasi dunia yang masih dibayangi konflik, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merefleksikan pentingnya persatuan.

“Kita diciptakan sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang memiliki keanekaragaman, baik dalam agama, fisik, suku, maupun ras. Hal ini harus kita jaga bersama sebagai aset bangsa,” ujar Syakur.

Baca Juga : Mahasiswa dan Masyarakat Tasikmalaya Suarakan Isu Pelanggaran HAM

Mengusung tema “Harmoni dalam Keberagaman, Harmoni Nusantara”, Bupati Garut menegaskan bahwa slogan tersebut bukan sekadar formalitas seremonial, melainkan cerminan keselarasan yang wajib diimplementasikan dalam kehidupan bertetangga dan bernegara.

“Tema ini bukan sekadar basa-basi, melainkan satu keselarasan dalam perbedaan. Kita harus saling menghormati, menyayangi, dan mencintai sehingga terbina suatu konektivitas yang menyatu dalam diri kita. Ini yang menjadikan NKRI sebagai negara yang kuat, maju, dan bermartabat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Vihara Dharma Loka Garut, Erwindi Ramali, menjelaskan bahwa Cap Go Meh tahun ini menandai penutupan seluruh rangkaian Tahun Baru Imlek 2577. Ia menekankan bahwa esensi perayaan ini melampaui tradisi lampion dan hidangan khas.

“Cap Go Meh adalah soal persatuan untuk merayakan bersama tanpa memandang perbedaan. Kami berharap semoga hidup kita di tahun ini selalu diberi terang, kemudahan, dan bahagia yang tak terhingga,” tutur Erwindi.

Baca Juga : Punya Riwayat Penyakit, Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Kamarnya

Acara yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan pesan optimisme. Erwindi mengajak seluruh jemaat dan tamu undangan untuk melangkah di tahun baru dengan semangat persaudaraan yang lebih erat demi kemajuan Kabupaten Garut.

Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Garut dalam acara ini menjadi sinyal positif bagi penguatan kerukunan antarumat beragama, sekaligus memposisikan Garut sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai inklusivitas di Jawa Barat.***

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *