SINGAPARNA, BERANDAKU.COM — Persiapan keberangkatan jemaah calon haji asal Kabupaten Tasikmalaya memasuki tahapan krusial. Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, secara resmi membuka kegiatan Manasik Haji Terintegrasi tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 1447 H/2026 M di Gedung Islamic Center, Singaparna, Kamis (02/04/2026).
Pada musim haji tahun ini, tercatat sebanyak 630 jemaah asal Kabupaten Tasikmalaya telah siap diberangkatkan menuju tanah suci. Kegiatan manasik ini bertujuan untuk membekali para jemaah dengan tata cara ibadah yang sesuai syariat serta koordinasi teknis selama di perjalanan.
Bupati Cecep menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tasikmalaya serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan manasik terintegrasi ini.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Saya berpesan agar bapak/ibu sekalian mengikuti seluruh rangkaian manasik ini dengan penuh kesungguhan agar ibadah berjalan sempurna dan memperoleh predikat haji yang mabrur,” ujar Bupati Cecep di hadapan ratusan jemaah.
Mengingat ibadah haji merupakan ibadah fisik yang berat, Bupati Cecep mengingatkan para calon jemaah untuk mulai mempersiapkan kondisi kesehatan sejak dini. Ia menekankan bahwa fisik yang prima adalah modal utama dalam menjalankan rangkaian rukun haji di Arab Saudi nanti.
Baca Juga : Festival Seni Budaya Sayang Heulang Angkat Pesona Garut Selatan
Selain faktor kesehatan, unsur kebersamaan antar jemaah juga menjadi poin penekanan pimpinan daerah tersebut.
“Saya mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik sejak dini, serta menjaga kekompakan dan saling tolong-menolong antar sesama jemaah. Junjung tinggi nilai kesopanan dan kedisiplinan selama di tanah suci,” tuturnya.
Kegiatan pembukaan manasik ini turut dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan, mulai dari para Asisten Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Ketua Baznas, hingga Kepala BPJS Kesehatan.
Hadir pula tokoh-tokoh kunci dalam penyelenggaraan haji, di antaranya Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Barat, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Tasikmalaya, serta para petugas PPIH kloter maupun non-kloter tahun 2026.
Dukungan spiritual juga diperkuat dengan kehadiran Kasepuhan Pamijahan dan berbagai organisasi keagamaan (FKKBIHU). Kehadiran Bank Penerima Setoran (BPS) Haji dalam acara ini juga memastikan kesiapan administratif jemaah sudah berjalan di jalur yang benar.
Dengan dimulainya manasik terintegrasi ini, para calon jemaah haji Kabupaten Tasikmalaya diharapkan semakin mantap secara keilmuan dan mental untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut.***













