banner 728x250

Garut Dorong Perluasan Akses Keuangan untuk UMKM dan Pelajar

banner 468x60

BERANDAKU.COM – Pemerintah Kabupaten Garut mendorong perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat sebagai upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui pengembangan UMKM dan peningkatan literasi keuangan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat membuka Rapat Pleno Penetapan Program Kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Garut Tahun 2026 di Ballroom Hotel Santika Garut, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Rabu (4/3/2026).

Example 300x600

Menurutnya, akses keuangan memiliki peran penting dalam meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di tengah tantangan investasi yang dihadapi daerah.

“Bagi kami bahwa percepatan akses keuangan menjadi solusi untuk mendukung pengembangan UMKM, penguatan sektor ekonomi prioritas, dan pemberdayaan masyarakat melalui sinergi program TPAKD,” katanya.

Ia menilai, peningkatan inklusi keuangan juga dapat mendorong belanja rumah tangga serta memperluas transaksi ekonomi di tingkat masyarakat.

Syakur juga mengapresiasi kinerja ekonomi Kabupaten Garut yang menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), laju pertumbuhan ekonomi daerah tersebut pada tahun 2025 mencapai 5,95 persen.

Sementara itu, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya, Nofa Hermawati, menegaskan bahwa TPAKD di daerah harus mampu menjadi penggerak nyata dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan TPAKD tidak hanya berfungsi sebagai forum koordinasi, tetapi juga harus mampu mendorong implementasi berbagai program inklusi keuangan.

Ia menyebutkan, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2025, tingkat inklusi keuangan nasional terus meningkat.

“Berdasarkan SNLIK di tahun 2025, kalau kita lihat di inklusi itu di tahun 2025 tercapai di 80,51 itu kalau SNLIK berkelanjutan. Kalau kita lihat dari SNLIK berdasarkan DNKI itu 92,74,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Garut, Dedy Mulyadi, memaparkan sejumlah program kerja TPAKD yang akan dijalankan sepanjang tahun 2026.

Salah satu program yang disiapkan adalah Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) yang menargetkan optimalisasi penggunaan produk perbankan bagi sekitar 258.000 pelajar di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

Selain itu, terdapat pula program Satu Disabilitas Satu Rekening yang ditujukan untuk memberikan akses layanan keuangan bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Garut.

TPAKD Garut juga memperkenalkan Tabungan Emas sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat.

Di sisi lain, upaya peningkatan literasi keuangan juga dilakukan melalui program Gema Digital atau Gerakan Masyarakat Sadar Layanan Perbankan Digital yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan layanan transaksi berbasis digital.

Rapat pleno tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Garut Putri Karlina, perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Eman Patria, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana, perwakilan perangkat daerah, perbankan, BUMD, jasa asuransi, serta tamu undangan lainnya. ***

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *