banner 728x250

2026 Investasi Deras di Gunungkidul, GKR Mangkubumi: Kita Ini Jogja, Bukan Bali!

GKR Mangkubumi peringatkan investor di Gunungkidul agar tidak mengubah identitas Jogja menjadi seperti Bali

(DIY) tengah menjadi magnet bagi para investor, terutama di wilayah Kabupaten Gunungkidul.
(DIY) tengah menjadi magnet bagi para investor, terutama di wilayah Kabupaten Gunungkidul.
banner 468x60

BERANDAKU.COM – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah menjadi magnet bagi para investor, terutama di wilayah Kabupaten Gunungkidul. Namun, derasnya arus modal yang masuk memicu kekhawatiran akan lunturnya identitas lokal.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY, GKR Mangkubumi, memberikan teguran keras kepada para investor yang berniat mengubah wajah Gunungkidul layaknya destinasi wisata di Pulau Dewata. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri Musyawarah Kabupaten (Muskab) Kadin Gunungkidul di Wonosari, Senin (9/2/2026).

Example 300x600

“Banyak investor menyampaikan bahwa pembangunan di Gunungkidul mau dibuat seperti Bali. Dan saya selalu menyampaikan, kita adalah Jogja, bukan Bali,” tegas GKR Mangkubumi di hadapan para pelaku usaha.

Putri sulung Sri Sultan Hamengku Buwono X ini mengingatkan bahwa setiap pembangunan di Gunungkidul harus selaras dengan identitas dan visi-misi daerah. Ia meminta pengurus Kadin Gunungkidul menjadi garda terdepan dalam menjaga karakter khas Yogyakarta di tengah modernisasi.

Baca Juga : Prabowo Marah Besar Soal Transparansi Pasar Modal, Sejumlah Pejabat OJK dan Dirut BEI Mundur

Selain masalah identitas, GKR Mangkubumi juga menyoroti kepatuhan terhadap regulasi lingkungan dan tata ruang. Ia mewanti-wanti agar pembangunan sarana wisata tidak menabrak aturan sempadan pantai yang dapat merusak ekosistem.

“Pilihlah industri yang ramah lingkungan dan tidak merusak alam,” ucapnya singkat namun padat.

Menanggapi arahan tersebut, Ketua Kadin Gunungkidul, Joko Pitoyo, menyatakan komitmennya untuk tetap menarik investasi namun dengan penempatan yang strategis. Kadin berencana mempercepat industrialisasi di wilayah utara Gunungkidul yang secara geografis sangat potensial.

“Kadin Gunungkidul berencana untuk terus menarik investasi padat karya guna mengurangi pengangguran di wilayah tersebut,” jelas Joko.

Langkah ini diharapkan dapat menyeimbangkan antara sektor pariwisata di wilayah selatan dengan sektor industri di wilayah utara, tanpa mengabaikan rambu-rambu pelestarian identitas Jogja yang telah ditegaskan oleh GKR Mangkubumi.***

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *