TASIKMALAYA, BERANDAKU.COM — Jalur Lingkar Gentong, khususnya di titik kritis Letter U Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya, mencatatkan lonjakan volume kendaraan yang signifikan selama periode mudik Lebaran 1447 H / 2026 M.
Berdasarkan data resmi Posko Wilayah Utara, pergerakan kendaraan menuju arah Tasikmalaya mendominasi dibandingkan arus menuju Bandung.
Data rekapitulasi menunjukkan tren peningkatan arus mulai merangkak naik sejak 13 Maret 2026. Dari angka awal 9.888 kendaraan, volume terus membengkak seiring mendekatnya hari raya.
Titik kulminasi kepadatan lalu lintas di jalur selatan ini terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 (H-2). Pada hari tersebut, tercatat total 67.115 kendaraan melintas dalam dua arah, dengan 51.039 kendaraan di antaranya bergerak dari arah Bandung menuju Tasikmalaya.
Memasuki H-1 atau Jumat (20/3/2026), volume kendaraan masih terpantau tinggi di angka 48.191 unit untuk arah mudik. Sementara itu, tepat pada Hari Raya (H1) Sabtu (21/3/2026), arus mulai mengalami sedikit penurunan ke angka 62.898 kendaraan (dua arah), yang didominasi oleh mobilitas lokal.
Analisis proporsi jenis kendaraan menunjukkan bahwa sepeda motor masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk pulang ke kampung halaman. Berikut adalah rincian persentase kendaraan yang melintasi Letter U Gentong:
-
Sepeda Motor: 48,5% (Kategori terbanyak)
-
Mobil Kecil: 42,4%
-
Mobil Sedang: 5,4%
-
Mobil Besar (Bus/Truk): 3,7%
Tingginya angka kendaraan roda dua ini menjadi perhatian khusus petugas di lapangan, mengingat karakteristik jalur Gentong yang memiliki tanjakan curam dan tikungan tajam yang berisiko bagi pengendara motor dalam kondisi lelah.
Secara akumulatif, sejak H-7 hingga hari kemenangan, volume kendaraan menunjukkan pola kenaikan yang stabil. Pada awal periode pengamatan (13/3), arus gabungan berada di angka 18.708 kendaraan dan melonjak lebih dari tiga kali lipat saat mencapai puncak arus.
Data ini menegaskan bahwa Posko Wilayah Utara Letter U Gentong tetap menjadi urat nadi utama bagi pemudik yang menuju wilayah Priangan Timur, Jawa Tengah, dan sekitarnya. Pihak kepolisian terus mengimbau pengendara untuk tetap waspada, terutama saat melintasi titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan di sepanjang jalur lingkar Gentong.













