KOTA TASIKMALAYA, BERANDAKU.COM — Angin segar berembus bagi para aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya.
Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 dipastikan segera mendarat di rekening para pegawai, termasuk bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Tak tanggung-tanggung, Pemkot Tasikmalaya telah menyiapkan alokasi anggaran mencapai Rp17 miliar untuk memenuhi kewajiban tunjangan tahunan ini.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tasikmalaya, Tedi Setiadi, mengungkapkan bahwa proses pencairan saat ini sedang berjalan dan ditargetkan mulai terealisasi pada awal pekan depan.
“Mudah-mudahan hari Senin sudah mulai cair THR bagi guru PNS, PPPK penuh waktu, dan PPPK paruh waktu,” ujar Tedi saat dikonfirmasi.
Tedi merinci, pencairan tahap ini akan memprioritaskan sektor pendidikan dan tenaga kontrak. Berdasarkan data BPKAD, terdapat 4.800 guru PNS yang akan menerima haknya dengan total alokasi mencapai Rp9,2 miliar.
Selanjutnya, untuk PPPK penuh waktu yang berjumlah kurang lebih 1.400 orang, disiapkan anggaran sebesar Rp4,7 miliar. Sementara itu, untuk PPPK di tiap dinas dialokasikan sekitar Rp800 jutaan.
Yang menarik, tahun ini Pemkot juga memberikan prioritas bagi 1.800 PPPK paruh waktu dengan total anggaran mencapai Rp2,3 miliar.
“Anggarannya memang sudah ada, peraturan pemerintahnya juga sudah tersedia. Sekarang tinggal proses teknis pencairan saja,” tambah Tedi.
Langkah Pemkot Tasikmalaya yang mendahulukan guru dan PPPK paruh waktu ini diharapkan dapat membantu kesiapan ekonomi para pegawai menjelang perayaan Idulfitri 1447 H.
Kepastian pencairan pada hari Senin mendatang menjadi momen yang paling dinanti, mengingat kebutuhan pokok yang biasanya meningkat menjelang lebaran.
Pihak BPKAD memastikan seluruh tahapan administrasi diupayakan rampung tepat waktu agar tidak ada keterlambatan distribusi dana ke masing-masing penerima manfaat.**













