BERANDAKU.COM– Menyambut bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tasikmalaya menggelar aksi nyata bertajuk Gerakan Bersama (GEBER) Bersih-Bersih Masjid. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Tasikmalaya, Senin (16/02/2026).
Untuk tingkat kabupaten, aksi sosial ini dipusatkan di Masjid Attaqwa, Kecamatan Salawu. Tak hanya jajaran pegawai Kemenag, kegiatan ini juga melibatkan penyuluh agama Islam, penghulu, hingga masyarakat setempat yang bahu-membahu membersihkan area rumah ibadah.
Menariknya, kegiatan GEBER di Tasikmalaya ini dipantau langsung oleh Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag RI melalui sambungan Zoom Meeting. Hal ini menunjukkan bahwa gerakan tersebut merupakan bagian dari program nasional untuk meningkatkan standar kebersihan rumah ibadah di seluruh Indonesia.
Baca Juga : Yerusalem Memanas! Polisi Israel Tangkap Imam Masjid Al-Aqsa Syekh al-Abbasi H-1 Ramadan
Plt. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Asep Barhia, S.Ag., M.Pd.I, yang hadir langsung di lokasi, memberikan apresiasi tinggi atas semangat gotong royong peserta.
“Kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas kita. Kami ingin memastikan masjid dan mushola di Tasikmalaya senantiasa bersih, nyaman, dan representatif sebagai pusat kegiatan keagamaan,” ujar H. Asep Barhia.
Senada dengan Kepala Kantor, Plt. Kasi Bimas Islam, Dr. H. Akhmad Buhaiti, menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud komitmen dalam memakmurkan masjid. Ia berharap kebersihan tidak hanya dipandang sebagai aksi satu hari, melainkan menjadi budaya berkelanjutan.
“Masjid adalah pusat pembinaan umat. Kebersihan dan kenyamanannya harus menjadi tanggung jawab kolektif, bukan hanya pengurus masjid saja,” tegas Akhmad.
Keterlibatan seluruh KUA di tiap kecamatan membuktikan sinergi yang kuat antara aparatur pemerintah dan warga dalam menjaga fasilitas publik. Di akhir acara, H. Asep Barhia berpesan agar momentum ini menjadi pemicu bagi setiap masjid untuk rutin melakukan perawatan mandiri.
“Mari kita jadikan masjid sebagai pusat peradaban umat yang bersih, tertib, dan penuh keberkahan,” pungkasnya.***













