BERANDAKU.COM – Seorang pendakwah asal Kabupaten Tasikmalaya, Doni Jaya Suteja tampil gemilang di ajang Akademi Sahur Indonesia yang tayang di salah satu televisi swasta, Selasa (24/2/2026) dini hari.
Dalam babak penyisihan Grup 6 Kloter Bukit Marwah, Doni membawakan tausiyah yang memukau empat dewan juri: Mamah Dedeh, Ustad Solmed, Ustad Subkhi dan Ustad Wijayanto.
Doni meraih total 360 poin, tertinggi di antara peserta lain, dengan rincian 89, 90, 92 dan 89 dari masing-masing juri.
Begitu hasil diumumkan, Doni yang juga alumni Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya tersebut langsung bersujud syukur. “Alhamdulillah,” ucapnya singkat.
Euforia kemenangan turut terasa di Pondok Pesantren Al-Manshuriyah, Kecamatan Salawu. Pimpinan ponpes, KH Ridwan Fuad, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.
“Alhamdulillah, anak kami tercinta Doni berhasil meraih nilai tertinggi. Perjalanannya memang masih panjang, tapi kami optimis hasil terbaik akan diraih,” ujar KH Ridwan yang tak lain sang mertua Doni.
Ridwan juga berharap, sang anak bisa lolos ke babak berikutnya. Bahkan, dia optimistis Doni bisa tembus sampai ke babak Grand Final.
Apresiasi juga datang dari Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin. Menurut Cecep, keberhasilan ustad gemoy itu bisa menjadi motivasi para santri di Tasikmalaya.
“Ini kabar baik dan membanggakan. Semoga bisa menginspirasi para santri dan masyarakat Tasikmalaya,” katanya.
Cecep menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen memberi perhatian dan penghargaan bagi warga yang mengharumkan nama daerah. ***











