banner 728x250
News  

Hari Jadi Garut ke-213: Bupati Syakur Gaungkan Semangat ‘Gumiwang, Tanjeur, Dangiang’

Peringatan Hari Jadi Garut (HJG) ke-213 dihadiri Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. Bupati Syakur Amin paparkan filosofi Gumiwang, Tanjeur, Dangiang untuk masa depan Garut.

Hari Jadi Garut ke-213: Bupati Syakur Gaungkan Semangat 'Gumiwang, Tanjeur, Dangiang'
Hari Jadi Garut ke-213: Bupati Syakur Gaungkan Semangat 'Gumiwang, Tanjeur, Dangiang' (foto : setda garut)
banner 468x60

BERANDAKU.COM – Suasana khidmat menyelimuti Gedung DPRD Kabupaten Garut saat jajaran eksekutif dan legislatif berkumpul dalam Rapat Paripurna peringatan Hari Jadi Garut (HJG) ke-213, Rabu (18/2/2026).

Momentum bersejarah ini menjadi ajang refleksi sekaligus penegasan arah pembangunan Kabupaten Garut di masa depan.

Example 300x600

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menggaungkan tema besar: “GARUT GUMIWANG, TANJEUR, DANGIANG”. Tema ini bukan sekadar jargon, melainkan filosofi mendalam bagi kemajuan daerah berjuluk Swiss van Java tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Syakur Amin menjelaskan bahwa pembangunan tidak boleh hanya fokus pada aspek fisik, tetapi harus menyasar pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“HJG ke-213 bukan sekadar seremonial. Ini adalah momentum refleksi atas jejak perjuangan leluhur,” ujar Syakur. Ia memaparkan tiga pilar tema tahun ini:

  • Gumiwang (Bercahaya): Target agar Garut bersinar di sektor infrastruktur, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan.

  • Tanjeur (Kokoh): Memastikan kemajuan tetap berpijak pada fondasi kebudayaan dan kearifan lokal.

  • Dangiang (Berwibawa): Komitmen menjaga nilai moral dan integritas masyarakat.

Bupati juga menekankan pentingnya karakter ‘Panca Waluya’—yaitu masyarakat yang Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer—sebagai hasil dari kerja sama erat antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan partisipasi aktif warga.

Hadirnya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menambah bobot diplomasi dalam acara tersebut. Dedi berharap Garut terus konsisten merawat adat istiadat sebagai basis pembangunan.

“Mudah-mudahan kita semua bisa Gumiwang, Tanjeur, Dangiang. Semoga Garut senantiasa menjadi pemikat hati (pangirut), Jawa Barat Istimewa,” ucap Dedy Mulyadi dalam bahasa Sunda yang kental.

Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar, turut memberikan apresiasi kepada para pemimpin terdahulu. Ia mengingatkan 50 anggota DPRD masa bakti 2024-2029 untuk memegang teguh amanah 2,8 juta warga Garut.

“Ini adalah amanah besar yang membutuhkan komitmen, integritas, dan usaha nyata dalam memperjuangkan suara rakyat,” tegas Aris.

Rapat Paripurna ini ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Kabupaten Garut di usia yang baru.***

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *