SINGAPARNA, BERANDAKU.COM — Pengurus Cabang Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Tasikmalaya terus mematangkan kesiapan para atletnya menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Melalui kegiatan bertajuk “Ngabuburit Digital”, federasi fokus melakukan pembinaan mental dan disiplin untuk mengubah paradigma hobi menjadi prestasi nyata.
Ketua ESI Kabupaten Tasikmalaya, Husni Mubarok, menegaskan bahwa dunia digital saat ini bukan lagi sekadar hiburan, melainkan ladang prestasi dan industri yang menjanjikan bagi generasi muda.
“Kami menitikberatkan agar anak muda bisa memanfaatkan digital sebagai kemajuan. Di e-sport, jika sudah dikelola dengan benar, seharusnya bukan lagi sebatas hobi, tetapi menjadi prestasi olahraga,” ujar Husni.
Kabar membanggakan datang dari babak kualifikasi, di mana Kabupaten Tasikmalaya berhasil meloloskan tiga nomor pertandingan untuk berlaga di Porprov Jabar mendatang. Ketiga nomor tersebut adalah Lokapala, PUBG, dan Free Fire.
Bahkan, pada babak kualifikasi sebelumnya, nomor Lokapala sukses menyabet medali perunggu. Catatan positif ini menjadi modal kuat bagi federasi untuk membidik target yang lebih tinggi.
“Target kami tentu mendapatkan medali dari semua nomor yang dipertandingkan. Kami fasilitasi atlet dengan pelatih berlisensi serta game house sebagai pusat pelatihan untuk memaksimalkan taktik dan kedisiplinan,” tambah Husni.
Menyadari besarnya potensi bibit atlet di Tasikmalaya, ESI Kabupaten Tasikmalaya berencana memperluas jangkauan pembinaan ke lembaga pendidikan. Federasi akan menggandeng sekolah-sekolah untuk menjadikan e-sport sebagai kegiatan ekstrakurikuler yang terarah.
“PR besar kami adalah mewadahi bibit-bibit potensial ini agar tersistem dengan baik. Tahun 2026 ini, kami akan memperbanyak event dan bermitra dengan sekolah-sekolah. Saat ini beberapa sekolah sudah menjalankan ekskul e-sport, dan kami akan mendukung dari sisi pemenuhan lisensi kepelatihan serta wasit,” jelasnya.
Husni berharap, dengan ekosistem yang terus bertumbuh, e-sport di Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya melahirkan atlet yang jago bermain game, tetapi juga individu yang memiliki mental juara dan disiplin tinggi sesuai dengan tema yang diusung: “Dari Hobi Menjadi Prestasi”.***













