CIAMIS, BERANDAKU.COM — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mulai memberikan dampak instan bagi ekonomi akar rumput.
Di Kabupaten Ciamis, program ini menjadi katalisator bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk bertransformasi menjadi penopang rantai pasok pangan lokal.
Salah satu keberhasilan terlihat di Desa Cijulang, Kecamatan Cihaurbeuti Ciamis. BUMDes Citra Sejahtera yang berlokasi di Dusun Cikole Wetan kini resmi menjadi penyuplai tetap kebutuhan telur untuk dua dapur Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut.
Pengelola BUMDes Citra Sejahtera, Entep Abdurrohman, mengungkapkan bahwa kehadiran dapur SPPG—yakni Dapur Sukamulya dan SDR—memberikan kepastian pasar yang selama ini dinanti oleh para peternak desa.
“Alhamdulillah, saat ini kami sudah menyuplai ke dua SPPG di Desa Cijulang. BUMDes mampu memasok sekitar satu kwintal lebih per dapur setiap minggunya, dengan harga kompetitif Rp27.000 per kilogram,” jelas Entep, Kamis (30/04/2026).
Baca Juga : Wamentan Sidak Bulog Ciamis dan Pastikan Stok Beras Nasional Sangat Aman
Kepala Desa Cijulang, Endang Hidayat, menambahkan bahwa unit usaha ayam petelur ini merupakan hasil musyawarah desa yang difokuskan untuk ketahanan pangan. Berkat adanya serapan dari program MBG, pasar BUMDes kini tidak lagi terbatas pada warung lokal atau masyarakat sekitar.
Untuk merespons permintaan yang terus meroket, BUMDes Citra Sejahtera telah melakukan ekspansi populasi ternak. Saat ini, jumlah ayam yang dikelola mencapai 800 ekor, meningkat signifikan dari sebelumnya yang hanya 500 ekor.
“Produksi harian kami mencapai 400 hingga 460 butir, atau sekitar 80 persen dari total populasi. Dalam sehari, kami bisa menghasilkan sekitar 25 kilogram telur segar siap kirim,” ungkap Endang.
Program MBG terbukti menjalankan fungsi ganda: meningkatkan kualitas gizi anak sekolah sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi perdesaan.
Dengan terserapnya hasil ternak oleh lembaga pemerintah seperti SPPG, mata rantai tengkulak dapat dipangkas, sehingga keuntungan lebih banyak dirasakan langsung oleh peternak di tingkat lokal.
Keberhasilan BUMDes di Desa Cijulang ini diharapkan menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Ciamis untuk mengoptimalkan potensi ketahanan pangan desa.
Lewat kolaborasi yang apik antara kebijakan nasional dan eksekusi desa, kesejahteraan masyarakat diyakini akan meningkat seiring dengan terpenuhinya kebutuhan gizi generasi mendatang.***









