News  

Warga Temukan Ular Mirip King Kobra di SOR Mangunreja

banner 468x60

TASIKMALAYA, (PR) – Warga yang beraktivitas di kawasan Sarana Olahraga (SOR) Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, diminta meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, seekor ular yang diduga merupakan king kobra ditemukan berkeliaran di sekitar kawasan tersebut, Senin (5/10/2026).

Ular tersebut ditemukan oleh Dani, warga Kaliki, Desa Mangunreja, Kecamatan Mangunreja, saat tengah berjoging bersama anaknya di kawasan SOR. Kemunculan ular itu membuat Dani dan warga yang berada di sekitar lokasi meningkatkan kewaspadaan.

“Waktu sedang jogging bersama anak, saya melihat ada ular. Ular itu bergerak meliuk-liuk ke belakang warung Gedung Pramuka,” ujar Dani saat dikonfirmasi, Selasa (6/10/2026).

Menurut Dani, keberadaan ular tersebut perlu menjadi perhatian mengingat kawasan SOR Mangunreja cukup sering digunakan masyarakat untuk berolahraga dan melakukan berbagai aktivitas. Terlebih, masih terdapat sejumlah area yang memungkinkan menjadi tempat persembunyian ular.

Ia mengingatkan warga agar tidak lengah ketika beraktivitas di kawasan tersebut, terutama saat melintasi area yang masih ditumbuhi semak, terdapat tumpukan material, maupun bagian kawasan yang jarang dilalui.

“Warga yang berolahraga di sekitar stadion harus lebih berhati-hati. Jangan sampai tidak memperhatikan kondisi sekitar,” katanya.

Dani juga menilai kemunculan ular tersebut perlu menjadi perhatian seiring dengan rencana kelanjutan pembangunan SOR Mangunreja. Menurutnya, proses pembangunan maupun penataan kawasan berpotensi membuka area yang selama ini menjadi tempat persembunyian satwa, termasuk ular.

“Kalau pembangunan SOR dilanjutkan, kemungkinan sarangnya bisa ketahuan,” ujarnya.

Karena itu, Dani berharap dilakukan pengecekan terhadap area-area yang berpotensi menjadi tempat persembunyian atau sarang ular sebelum aktivitas pembangunan kembali berlangsung. Penanganan ular juga dinilai sebaiknya dilakukan oleh petugas atau pihak yang memiliki kemampuan menangani satwa liar berbisa.

“Selain memastikan keselamatan warga, pengecekan terhadap area yang berpotensi menjadi tempat persembunyian atau sarang ular juga penting dilakukan sebelum aktivitas pembangunan kembali berlangsung,” pungkasnya. ***

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *