Empat Atlet NPCI Kabupaten Tasik Siap Guncang Asian Para Games Aichi Nagoya

banner 468x60

BERANDAKU.COM – Empat atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Tasikmalaya dipercaya memperkuat kontingen Indonesia pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang, 18–24 Oktober 2026.

Namun, di balik kebanggaan tersebut, dukungan anggaran untuk pembinaan olahraga prestasi yang berjenjang dan berkelanjutan masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.

Keempat atlet tersebut yakni Hikmat Ramdani, Rina Marlina, Dimas Setiaji, dan Ridho Muhammad Alfares. Mereka akan bersaing dengan atlet-atlet terbaik Asia sekaligus membawa nama Indonesia dan Kabupaten Tasikmalaya di ajang olahraga internasional bagi penyandang disabilitas.

Ketua NPCI Kabupaten Tasikmalaya, Ukun Rukaendi, menyampaikan, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Tasikmalaya bersama jajaran telah melakukan monitoring terhadap para atlet di Solo, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026), menjelang keberangkatan ke Jepang.

Menurut Ukun, keberhasilan atlet menembus kompetisi internasional harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama dalam memastikan ketersediaan anggaran pembinaan.

Sebab menurutnya, prestasi tidak cukup dibangun melalui persiapan menjelang pertandingan, tetapi membutuhkan latihan terencana, berjenjang, dan berkesinambungan.

Ia menegaskan, keterbatasan anggaran tidak seharusnya menjadi alasan untuk mengesampingkan kebutuhan pembinaan atlet.

Olahraga prestasi menuntut kesiapan setiap saat karena kesempatan berkompetisi dapat datang dengan target dan tantangan yang berbeda.

“Untuk mendukung olahraga prestasi, dibutuhkan dukungan dana bagi latihan yang berjenjang dan berkelanjutan. Pemerintah daerah tidak cukup hanya menyampaikan anggaran terbatas, mencukupkan dengan yang ada, atau seperti biasa tanpa melihat besar kecilnya kebutuhan,” tegasnya.

Ukun menilai, pembinaan atlet harus dipersiapkan secara serius agar mereka mampu bersaing di berbagai kejuaraan, baik tingkat regional, nasional, maupun internasional.

Dukungan tersebut mencakup kesinambungan latihan dan pemenuhan kebutuhan atlet sesuai program pembinaan.

Keikutsertaan empat atlet NPCI Kabupaten Tasikmalaya dalam Asian Para Games 2026 menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap olahraga disabilitas.

Kehadiran mereka di panggung Asia bukan hanya membawa kebanggaan daerah, melainkan juga menunjukkan pentingnya pembinaan yang konsisten untuk melahirkan atlet berprestasi.

Oleh karena itu, dukungan pemerintah daerah diharapkan tidak berhenti pada apresiasi ketika atlet berhasil lolos ke ajang besar.

“Komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui perencanaan dan dukungan anggaran yang memadai agar atlet memiliki kesiapan optimal saat menghadapi kompetisi,” pungkasnya. (Red)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *