TASIKMALAYA, BERANDAKU.COM – Sebanyak 5.800 peserta dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat memadati Kota Tasikmalaya dalam pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Madrasah se-Jawa Barat, 22-24 Agustus 2026.
Ribuan peserta tersebut datang untuk mengikuti berbagai rangkaian perlombaan sekaligus membawa nama baik daerah masing-masing. Kehadiran mereka membuat Kota Tasikmalaya menjadi pusat aktivitas peserta madrasah dari berbagai wilayah di Jawa Barat selama tiga hari.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, Habib Qosim Nurwahab, menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi Kota Tasikmalaya, tidak hanya dari sisi penyelenggaraan kegiatan, tetapi juga terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurut dia, mobilitas ribuan peserta, pembina, dan pendamping selama berada di Kota Tasikmalaya turut menggerakkan berbagai sektor usaha. Meski kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah (PAD) belum maksimal, ia menilai ada nilai lain yang jauh lebih penting.
“Di tengah kondisi Kota Tasikmalaya, kegiatan ini memberikan sumbangsih terhadap PAD selama PORSENI berlangsung. Walaupun tidak maksimal, ada yang lebih penting, yaitu kepercayaan kepada Kota Tasikmalaya di mata daerah-daerah lain di Jawa Barat,” ujar Habib, Sabtu (22/8/2026).
Ia menyebut kepercayaan menjadikan Kota Tasikmalaya sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus kesempatan untuk menunjukkan kemampuan daerah dalam menggelar kegiatan berskala Jawa Barat.
“Atas nama Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaannya sehingga Kota Tasikmalaya dipercaya menjadi tuan rumah PORSENI Madrasah se-Jawa Barat,” katanya.
Habib juga menyampaikan selamat datang kepada seluruh kontingen yang telah hadir di Kota Tasikmalaya. Ia berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman dan membawa pengalaman positif setelah kembali ke daerah masing-masing.
Menurutnya, PORSENI Madrasah bukan hanya tempat untuk mengejar prestasi. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi para peserta untuk membangun persahabatan, memperluas pengalaman, serta belajar menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Menang atau kalah bukanlah tujuan utama. Pengalaman, persahabatan, dan semangat untuk terus berprestasi adalah kemenangan yang sesungguhnya,” ucapnya.
Ia pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, pembina, panitia dibawah komando Ketua PGM Indonesia Jawa Barat, Asep Rizal Asyarie, serta pihak-pihak yang telah bekerja keras sehingga PORSENI Madrasah se-Jawa Barat dapat terselenggara di Kota Tasikmalaya.
Dia menambahkan, kegiatan tersebut mampu menjadi wadah bagi peserta didik madrasah untuk mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki, baik dalam bidang olahraga maupun seni.
Lebih jauh, ia berharap PORSENI dapat ikut membentuk karakter generasi madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki kemandirian, semangat kebersamaan, dan daya saing.
“Semoga PORSENI Madrasah menjadi wadah untuk mengembangkan bakat, membangun karakter, dan melahirkan generasi madrasah yang maju, bermutu, mandiri, berprestasi, serta mampu mendunia,” tuturnya.
Habib pun mengajak seluruh peserta menjadikan PORSENI sebagai momentum untuk berkompetisi secara sehat. Ia berharap seluruh pertandingan dan kegiatan seni berlangsung lancar hingga penutupan.
“Selamat bertanding. Junjung tinggi sportivitas dan kebersamaan. Semoga seluruh rangkaian PORSENI Madrasah se-Jawa Barat di Kota Tasikmalaya berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya. ***









