Boleh Euforia Tapi Tetap Jaga Kondusifitas, Ini Pesan KNPI Singaparna Untuk Bobotoh-Viking Tasikmalaya!

MENGHIMBAU. Ketua KNPI Singaparna Yudhi Adi Rahmatilah menyampaikan permintaan dan himbauan kepada bobotoh dan viking Tasikmalaya saat merayakan euforia kemenangan Persib Bandung usai nonton bareng harus ikut menjaga kondusifitas dan keselamatan diri.

banner 468x60

SINGAPARNA, BERANDAKU.COM – Sudah tidak diragukan lagi kecintaan dan fanatisme para bobotoh dan viking dalam mendukung tim kesayangannya Persib Bandung sangat luar biasa.

Setiap laga pertandingan Persib Bandung di luar Bandung, yang ditayangkan di stasiun televisi, bobotoh dan viking setia menggelar nonton bareng termasuk di Tasikmalaya.

Namun di tengah euforia pendukung dan masyarakat Jawa Barat termasuk di Tasikmalaya yang mendukung Persib Bandung, seringkali terjadi tingkah laku negatif dari para pemuda pendukung Persib khususnya.

Seringkali ada kejadian pasca nobar Persib Bandung, seperti yang terjadi di wilayah Kota Tasikmalaya, hingga ada korban jiwa karena pendukung mengalami kecelakaan lalu lintas akibat ugal-ugalan di jalan.

Hal ini menjadi sorotan dari KNPI Singaparna yang meminta kepada para pemuda pendukung Persib Bandung baik bobotoh dan viking khususnya di Kabupaten Tasikmalaya untuk bersama menjaga kondusifitas dan keselamatan diri.

Sosok tokoh pemuda yang aktif sebagai Ketua KNPI Singaparna Yudhi Adi Rahmatilah meminta kepada suporter, bobotoh Persib Bandung yang ada di Kabupaten Tasikmalaya untuk menahan diri.

“Saya menghimbau kepada seluruh suporter Persib Bandung dan semua masyarakat Kabupaten Tasikmalaya khususnya buat kaum muda yang hari ini saya mendengar dan melihat kejadian pasca kemenangan Persib Bandung melawan Persija,” imbau Yudhi.

Menurut Yudhi euforia bobotoh dan kaum muda melakukan pawai dengan merayakan kemenangan ada yang sampai mengakibatkan banyak korban kecelakaan motor dan sampai ada yang meninggal dunia.

“Miris saya mendengarnya ketika kemenangan ini harus dibayar dengan nyawa bobotoh yang seharusnya tidak dilakukan bobotoh,” kata Yudhi.

Ia juga menyampaikan himbauan buat bobotoh yang khususnya ada di wilayah Kecamatan Singaparna dan sekitarnya.

“Jangan sampai kejadian ini terulang kembali dan saya harap ini jadi catatan buat aparat penegak hukum juga yang bisa mengantisipasi kejadian-kejadian ini,” ungkap Yudhi.

Kemenangan Persib Bandung menuju tangga juara justru harus menjadi penyemangat bagi suporter dan bobotoh serta pendukung untuk memberikan motivasi lewat hal-hal yang positif.

Seperti memberikan dukungan positif lewat media sosial untuk memacu semangat pemain, pelatih serta staf kepelatihan juga pengurus Persib Bandung. Kemudian nonton bareng atau langsung memberikan dukungan ke stadion.

“Agar Persib Bandung fokus menyelesaikan dua pertandingan lagi, menuju tangga juara hattrick ketiga kali juara. Jangan justru di nodai dengan perilaku yang membahayakan keselamatan diri pendukungnya,” tambah Yudhi.

Ia mengimbau, agar euforia dalam merayakan kemenangan Persib Bandung yang mempunyai peluang untuk menjadi juara kembali tentunya harus dengan cara yang positif.

“Wajar ketika ada konvoi, perayaan kemenangan bahkan syukuran atas kemenangan Persib Bandung,” katanya.

Namun satu hal yang perlu diingat jangan sampai merugikan diri sendiri, dengan hal-hal negatif seperti keributan antar suporter, ugal-ugalan membawa motor di jalan dan uring-uringan merugikan diri dan orang lain,” tambah Yudhi.***

 

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *