News  

Capaskibraka Kabupaten Tasikmalaya Digembleng Jelang Pengukuhan

banner 468x60

 

 

BERANDAKU.COM – Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaskibraka) Kabupaten Tasikmalaya mulai memasuki masa karantina, Senin (10/8/2026).

Tahapan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan menuju pelaksanaan tugas pengibaran Sang Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, dan Agama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tasikmalaya, Jatnika Setiawan, mengatakan masa karantina Capaskibraka berlangsung mulai 10 hingga 14 Agustus 2026.

“Para Capaskibraka telah mulai menjalani karantina sejak Minggu malam. Memasuki Senin pagi, rangkaian kegiatan langsung dilanjutkan dengan pembukaan pendidikan dan pelatihan (diklat),” ujarnya.

Jatnika menjelaskan, kegiatan pembukaan tersebut sebelumnya direncanakan dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya.

Namun agenda tersebut mengalami perubahan karena Sekda harus mengikuti rapat pimpinan (Rapim), sehingga kegiatan dibuka oleh Danlanud Wiriadinata.

Pembukaan diklat menjadi penanda dimulainya fase pemusatan pembinaan bagi para calon pengibar bendera.

Selama berada dalam masa karantina, para peserta tidak hanya dipersiapkan secara teknis untuk menjalankan tugas pengibaran bendera, tetapi juga diarahkan untuk memiliki kesiapan mental, kedisiplinan, kekompakan, serta pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan.

Setelah kegiatan pembukaan, para Capaskibraka Kabupaten Tasikmalaya melanjutkan agenda pembinaan dan latihan di lapangan belakang Gedung Bupati (Gebu). Lokasi tersebut menjadi salah satu tempat pemusatan kegiatan mereka selama menjalani tahapan persiapan.

Jatnika menjelaskan, masa karantina menjadi tahapan yang cukup menentukan sebelum para peserta memasuki agenda pengukuhan. Maka dari itu, seluruh rangkaian kegiatan dijalankan secara terstruktur hingga menjelang puncak persiapan pelaksanaan upacara.

Ia mengatakan, rangkaian karantina dijadwalkan berlangsung hingga 14 Agustus 2026. Setelah itu, pada Sabtu (15/8/2026) dini hari, para Capaskibraka akan bergerak menuju Gedung Pendopo Lama untuk mengikuti persiapan pengukuhan.

“Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi para Capaskibraka sebelum mereka menjalankan amanah sebagai pengibar bendera pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” katanya.

Dengan demikian, ujar Jatnika, tahapan yang dijalani para Capaskibraka bukan sekadar latihan baris-berbaris. Di balik tugas mengibarkan bendera Merah Putih, terdapat proses pembentukan karakter yang menuntut kedisiplinan, tanggung jawab, ketahanan mental, serta kemampuan bekerja dalam satu kesatuan.

Masa karantina juga menjadi ruang bagi para peserta untuk membangun kekompakan. Setiap gerakan dan formasi dalam pelaksanaan pengibaran bendera membutuhkan koordinasi yang presisi.

Kesalahan kecil dapat memengaruhi keseluruhan rangkaian upacara.
Maka dari itu, pembinaan dilakukan secara intensif agar seluruh peserta benar-benar siap ketika memasuki momentum pengukuhan dan selanjutnya menjalankan tugas pada upacara peringatan kemerdekaan.

“Keberadaan Capaskibraka bukan hanya berkaitan dengan seremoni tahunan. Mereka menjadi representasi generasi muda yang dipercaya membawa nilai-nilai kebangsaan dalam sebuah momentum sakral peringatan kemerdekaan,” pungkasnya. (Red)

 

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *