BERANDAKU.COM – Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah panggung non-permanen di Kampung Jaksi, Desa Mandalawangi, Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, pada Selasa (24/2/2026) malam. Insiden yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB tersebut diduga kuat dipicu oleh kebocoran gas LPG dari area dapur.
Rumah milik Abdul Rohim tersebut rata dengan tanah setelah si jago merah mengamuk dengan cepat. Material bangunan yang didominasi kayu membuat api sulit dikendalikan dan dalam waktu singkat melalap seluruh bagian bangunan.
Sekretaris Kecamatan Salopa, Tedi Bachtiar, mengonfirmasi peristiwa memilukan tersebut. Ia menjelaskan bahwa karakteristik rumah panggung menjadi faktor utama api merambat begitu cepat.
“Dugaan sementara akibat gas LPG. Rumah yang terbakar merupakan rumah panggung, sehingga api cepat merambat dan menghanguskan bangunan,” ujar Tedi saat dikonfirmasi pada Rabu (25/2/2026).
Sesaat setelah api muncul, warga sekitar langsung berhamburan memberikan pertolongan. Dengan peralatan seadanya, warga melakukan pemadaman secara swadaya mulai pukul 20.40 WIB. Meski api akhirnya berhasil dijinakkan, bangunan rumah hanya menyisakan puing-puing kayu yang menghitam.
Dalam peristiwa ini, Abdul Rohim selaku pemilik rumah dilaporkan mengalami luka bakar ringan saat mencoba menyelamatkan diri. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
“Korban mengalami luka bakar ringan dan sudah mendapatkan penanganan medis. Untuk sementara waktu, korban mengungsi dan tinggal di rumah anaknya,” tambah Tedi.
Berdasarkan pendataan di lapangan, kerugian materiil akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp30 juta. Selain bangunan yang ludes, sebagian besar harta benda milik korban tidak sempat terselamatkan.
Baca Juga : Panen Raya Jagung Sinergi Bupati Garut dan TNI AD Perkuat Ketahanan Pangan
Merespons bencana tersebut, Pemerintah Kecamatan Salopa bersama unsur terkait bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat. Bantuan yang diberikan meliputi bahan makanan pokok, selimut, serta biaya pengobatan bagi korban.
“Bantuan awal sudah kami berikan. Untuk bantuan pembangunan kembali rumah korban, saat ini sedang kami ajukan ke Baznas,” jelasnya.
Pihak kecamatan juga memastikan telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Tasikmalaya untuk melakukan langkah rehabilitasi pasca-bencana serta memastikan korban mendapatkan bantuan yang layak. Warga bersama aparat setempat pun telah bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran di lokasi kejadian.***













