News  

​Tatap Indonesia Emas 2045, BSSN dan Unhan RI Dorong Akselerasi Siber di Garut

BSSN dan Unhan RI Gelar Forkomsanda di Kabupaten Garut
banner 468x60

 

​GARUT, BERANDAKU.COM – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) berkolaborasi dengan Universitas Pertahanan (Unhan) Republik Indonesia menyelenggarakan Forum Komunikasi Siber dan Sandi Daerah (Forkomsanda) Provinsi Jawa Barat.

Acara strategis ini digelar di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Kecamatan Garut Kota, pada Kamis (21/5/2026).

​Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, Kepala BSSN RI Letjen TNI (Purn.) Nugroho Sulistyo Budi, Anggota Komisi I DPR RI Oleh Sholeh, serta Kepala Program Studi Program Doktor Unhan Kolonel Laut (K) Sutanto.

​Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyambut baik inisiatif penyelenggaraan forum ini di wilayahnya. Mengingat Garut memiliki luas wilayah mencapai 3.100 km² dengan populasi 2,8 juta jiwa, sinergi dan kolaborasi dari pihak luar dinilai sangat krusial untuk percepatan pembangunan.

​”Ketika ada teman-teman dari luar kota membangun dengan idealismenya, dengan semangatnya datang ke Garut, kami sangat senang sekali,” ujar Abdusy Syakur dalam sambutannya.

​Sementara itu, Kepala BSSN RI, Letjen TNI (Purn.) Nugroho Sulistyo Budi, mengingatkan bahwa digitalisasi adalah fenomena global yang tidak bisa dihindari. Di balik efisiensi yang ditawarkan, ada risiko keamanan serius yang mengintai jika tidak dibarengi dengan standar keamanan yang mumpuni.

​”Kalau kita lihat realitas pada saat ini, isu keamanan siber pun tidak lagi hanya sekedar isu teknis. Ruang siber saat ini sudah menjadi arena kompetisi geopolitik dan geoekonomi global,” tegas Kepala BSSN.

​Menanggapi tantangan tersebut, Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Sholeh, menyoroti adanya ketimpangan antara lompatan teknologi dan pemahaman masyarakat.

Ia menegaskan bahwa penguatan infrastruktur dan SDM siber merupakan parameter fungsional yang wajib diakselerasi demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

​”Indonesia tidak boleh tinggal diam. Dalam rangka menuju Indonesia Emas Tahun 2045, siber tidak bisa dipisahkan dan menjadi sebuah parameter yang sangat fungsional untuk bagaimana agar tatanan pelaksanaan pembangunan Indonesia itu betul-betul bisa cepat terwujud,” jelas Oleh Sholeh.

​Keterlibatan Unhan RI dalam Forkomsanda kali ini juga menjadi ajang penting bagi para mahasiswa program doktor untuk mengasah kepekaan strategis mereka.

​Kepala Program Studi Program Doktor Unhan, Kolonel Laut (K) Sutanto, menjelaskan bahwa partisipasi ini bertujuan membentuk generasi yang peka terhadap tantangan pertahanan di era digital.

​”Partisipasi tersebut menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi strategis yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kemampuan kolaboratif serta sensitivitas terhadap berbagai tantangan pertahanan dan keamanan di era digital,” tutur Sutanto.

​Sebagai bentuk konkret dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, Unhan RI tidak hanya berhenti pada forum diskusi.

Pada Jumat (22/5/2026), mereka dijadwalkan langsung turun ke lapangan untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Kramatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, sebagai kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat lokal. (Red)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *