TASIKMALAYA, BERANDAKU.COM — Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus melakukan langkah konkret dalam memperkuat pilar kesehatan dan pendidikan di wilayahnya.
Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, resmi melakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dengan Direktur Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, Dini Mariani, S.Kep., Ners, M.Kep.
Prosesi penandatanganan yang berlangsung di Ruang Tamu Lobi Setda Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (03/02/2026) ini, menjadi payung hukum bagi berbagai kolaborasi strategis di masa depan.
Fokus utama kerja sama ini adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan dari tingkat desa hingga kabupaten Tasikmalaya.
Bupati Cecep Nurul Yakin mengungkapkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan kesehatan merupakan kunci dalam menjawab tantangan pelayanan publik di pelosok daerah.
“Kesepakatan ini mencakup ruang lingkup yang sangat luas, mulai dari pendidikan, pengajaran, penelitian, hingga pengabdian masyarakat. Kami ingin memastikan SDM kesehatan kita memiliki kompetensi unggul,” ujar Bupati Cecep.
Salah satu poin krusial dalam MoU tersebut adalah implementasi program “Satu Sarjana Satu Desa”. Program ini dirancang untuk mencetak tenaga ahli kesehatan dari putra daerah yang nantinya akan mengabdi kembali ke desa asal mereka, guna memastikan setiap desa di Kabupaten Tasikmalaya memiliki tenaga kesehatan profesional yang memadai.
Selain itu, kerja sama ini juga mencakup skema Afirmasi Penerimaan Mahasiswa. Melalui skema ini, warga Kabupaten Tasikmalaya yang memiliki potensi namun terkendala akses akan mendapatkan kemudahan jalur masuk di Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya melalui kuota khusus.
Direktur Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya menyambut baik kolaborasi ini. Selain fokus pada mahasiswa, kerja sama juga akan menyentuh aspek Bimbingan Teknis (Bimtek) dan konsultasi bagi aparatur kesehatan di lingkungan Pemkab Tasikmalaya, serta pengembangan penelitian yang berbasis pada masalah kesehatan riil di lapangan.
“Kami berkomitmen mendukung pemerintah daerah melalui pengabdian masyarakat dan riset-riset yang aplikatif untuk membantu program-program kesehatan di Kabupaten Tasikmalaya,” ungkap perwakilan Poltekkes.
Turut hadir menyaksikan penandatanganan tersebut di antaranya Wakil Direktur 1 Poltekkes Tasikmalaya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, serta Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Tasikmalaya.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi katalisator bagi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tasikmalaya, khususnya pada aspek kesehatan dan pendidikan tinggi.***













