BERANDAKU.COM,TASIKMALAYA — Luthfi Hizba Rusydia terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Tarung Derajat Kabupaten Tasikmalaya periode 2026–2031.
Keputusan tersebut mendapat dukungan dari seluruh unsur Tarung Derajat Kabupaten Tasikmalaya, mulai dari satlat, pengurus, pelatih, atlet hingga dewan guru.
Mengemban amanah tersebut, Luthfi menegaskan kepengurusan baru akan membawa semangat kebersamaan dengan fokus pada pembinaan prestasi, kaderisasi atlet dan penguatan manajemen organisasi.
Menurutnya, Tarung Derajat bukan sekadar olahraga bela diri. Cabang olahraga asli Jawa Barat tersebut telah berkembang dan dikenal hingga tingkat nasional maupun internasional.
Karena itu, Kabupaten Tasikmalaya memiliki tanggung jawab untuk menjaga, mengembangkan dan melestarikan Tarung Derajat melalui pembinaan yang terarah.
“Bismillah, kita bergerak bersama untuk kebaikan Tarung Derajat Kabupaten Tasikmalaya. Fokus kami ke depan adalah bagaimana pembinaan prestasi berjalan maksimal, kaderisasi terus dilakukan, dan manajemen organisasi Pengcab semakin baik,” ujar Luthfi.
Ia menilai Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi atlet yang besar. Sejumlah atlet putra daerah selama ini telah menunjukkan prestasi dan mampu meraih medali emas di berbagai kejuaraan.
Potensi tersebut, kata Luthfi, harus mendapatkan perhatian serius agar atlet-atlet asli Kabupaten Tasikmalaya mampu menjadi kekuatan utama yang membawa nama daerah ke level lebih tinggi.
Selain pembinaan atlet, kepengurusan baru juga akan memperjuangkan perhatian dan penghargaan yang lebih baik bagi atlet maupun pelatih yang telah berkontribusi terhadap prestasi Tarung Derajat Kabupaten Tasikmalaya.
“Kita punya atlet-atlet putra daerah yang sudah terbukti berprestasi dan meraih emas. Tentu prestasi itu harus kita apresiasi. Bukan hanya atlet, tetapi pelatih juga harus mendapatkan perhatian karena di balik keberhasilan seorang atlet ada kerja keras pelatih dan seluruh tim pembinaan,” ungkapnya.
Luthfi menegaskan, kepengurusan periode 2026–2031 tidak akan mengesampingkan program-program yang telah dilakukan sebelumnya.
Evaluasi akan menjadi bagian penting untuk melihat program yang sudah berjalan baik, program yang perlu dilanjutkan, serta hal-hal yang masih perlu diperbaiki.
“Kita akan evaluasi bersama. Yang sudah baik tentu kita teruskan, yang belum berjalan akan kita benahi, dan yang perlu ditingkatkan akan kita maksimalkan. Jadi bukan soal siapa yang sebelumnya menjalankan, tetapi bagaimana Tarung Derajat Kabupaten Tasikmalaya ke depan bisa semakin berprestasi,” tegasnya.
Dalam waktu dekat, tantangan besar sudah menanti. Pada November mendatang, Kabupaten Tasikmalaya akan mengirimkan tiga atlet sebagai wakil untuk menghadapi Porprov Jawa Barat.
Luthfi berharap ketiga atlet tersebut mampu tampil maksimal, memberikan prestasi terbaik dan membawa harum nama Kabupaten Tasikmalaya.
“Mohon doa dan dukungannya. Kita memiliki tiga wakil atlet yang akan bertanding di Porprov. Semoga apa yang menjadi target dan harapan kita bisa tercapai. Yang paling penting, mereka bertanding dengan penuh keyakinan, disiplin dan semangat membawa nama Kabupaten Tasikmalaya,” katanya.
Ia menambahkan, perjalanan lima tahun ke depan tidak mungkin dilakukan oleh satu orang atau satu kelompok. Dibutuhkan sinergi antara atlet, pelatih, satlat, pengurus, dewan guru, orang tua atlet, pemerintah daerah dan seluruh keluarga besar Tarung Derajat.
Kepengurusan baru diharapkan mampu membangun budaya organisasi yang sehat, solid dan berorientasi pada prestasi.
“Kita ingin Tarung Derajat Kabupaten Tasikmalaya bukan hanya aktif dalam pertandingan, tetapi memiliki sistem pembinaan yang kuat, kaderisasi yang berkelanjutan dan organisasi yang solid. Prestasi harus lahir dari proses yang baik. Bismillah, kita mulai bersama untuk Tarung Derajat Kabupaten Tasikmalaya yang lebih maju, lebih berprestasi dan semakin membanggakan,” pungkasnya.
Dukungan terhadap kepengurusan baru juga datang dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tasikmalaya.
Wakil Ketua Bidang SDM KONI Kabupaten Tasikmalaya, Hally Kemal Pasya, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap perkembangan olahraga, khususnya Tarung Derajat di Kabupaten Tasikmalaya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin serta Ketua KONI Kabupaten Tasikmalaya Ery Purwanto atas dukungan terhadap perkembangan olahraga di daerah.
Hally mengaku optimistis terhadap kepemimpinan Luthfi selama periode 2026–2031. Menurutnya, figur pimpinan baru diharapkan mampu membawa energi baru bagi organisasi.
Terutama dalam meningkatkan pembinaan serta membuka ruang lebih besar bagi atlet-atlet potensial Kabupaten Tasikmalaya.
Hally menilai Tarung Derajat memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Dengan dukungan seluruh unsur organisasi, KONI dan pemerintah daerah, pembinaan atlet diharapkan semakin terarah.
“Sangat optimistis dengan kepemimpinan Pak Luthfi. Tarung Derajat akan lebih berkembang,” tegasnya.***









