Bidik Tiga Emas di Porprov Jabar

banner 468x60

SINGAPARNA, BERANDAKU.COM – Pengurus Cabang (Pengcab) Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kabupaten Tasikmalaya mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Tiga atlet terbaik yang berhasil lolos dari Babak Kualifikasi (BK) kini dipersiapkan secara intensif dengan target membawa pulang tiga medali emas.

Ketiga atlet yang akan memperkuat kontingen Kabupaten Tasikmalaya yakni Difia Lutfi Firdausi, Naufal Febrian, dan Yusuf Yusril Anshori. Mereka dijadwalkan bertanding pada Porprov Jawa Barat yang akan berlangsung pada 15–20 November 2026 di GOR Vokasi IPB, Kota Bogor.

Ketua Pengcab Tarung Derajat Kabupaten Tasikmalaya periode 2026–2031, Luthfi Hizba Rusydia, menegaskan pihaknya memasang target tinggi bagi para atlet yang telah memastikan tiket ke Porprov.

“Target kami jelas, tiga emas. Tidak ada kata datang ke Porprov hanya untuk meramaikan atau sekadar ikut bertanding. Kalian sudah lolos, berarti kalian punya kemampuan. Sekarang tinggal bagaimana kemampuan itu dibuktikan di atas arena,” tegasnya.

Menurut Luthfi, peluang meraih prestasi terbuka lebar jika para atlet mampu menjaga disiplin latihan dan memiliki mental juara saat bertanding. Ia menilai kemampuan teknik saja tidak cukup untuk menembus podium tertinggi.

“Kalau ingin emas, maka latihan harus bermental emas. Jangan setengah-setengah. Selama masih ada waktu, manfaatkan untuk memperkuat fisik, teknik, dan mental. Kami akan dukung dari belakang, tetapi ketika masuk arena, kalian harus berani menunjukkan bahwa kalian petarung Tasikmalaya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Harian Tarung Derajat Kabupaten Tasikmalaya, Hally Kemal Pasya, mengatakan keberhasilan meloloskan tiga atlet dari lima peserta yang mengikuti BK menjadi modal positif dalam menghadapi persaingan di Porprov mendatang.

“Alhamdulillah, Tarung Derajat Kabupaten Tasikmalaya bisa meloloskan tiga atlet dari lima peserta pada babak kualifikasi. Bahkan, kita juga mendapatkan medali pada BK,” ujarnya.

Hally menjelaskan, berbagai program telah disiapkan untuk memaksimalkan performa atlet. Selain mengikuti latihan bersama secara rutin, para atlet juga menjalani program latihan mandiri guna meningkatkan kemampuan fisik maupun teknik bertanding.

“Jadi, bagaimana caranya persiapan ini akan kita maksimalkan. Atlet menjalani latihan bersama tiga kali dalam sepekan dan setiap hari tetap melaksanakan latihan mandiri,” katanya.

Salah satu atlet yang menjadi andalan Kabupaten Tasikmalaya adalah Difia Lutfi Firdausi. Mahasiswi Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJOK) Universitas Siliwangi tersebut sebelumnya berhasil meraih medali emas pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS).

Prestasi tersebut menjadi bekal sekaligus motivasi tambahan bagi Difia untuk tampil maksimal pada Porprov Jawa Barat 2026.

“Pengcab berharap pengalaman bertanding di level nasional dapat menjadi nilai lebih dalam upaya mewujudkan target medali emas bagi Kabupaten Tasikmalaya,” pungkasnya. ***

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *