Silsilah KH Zarkasih Al Mursyd, Ulama Kharismatik Asal Singaparna yang Berkontribusi Bagi Perkembangan Islam di Priangan Timur

KHARISMATIK. KH Zarkasih Al Mursyd merupakan salah satu tokoh ulama kharismatik asal Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat.

banner 468x60

TASIK, BERANDAKU.COM – Biografi KH Zarkasih Al Mursyd Ulama Singaparna dari Trah Menak Sukapura dan Garis Keturunan Pajajaran.

KH Zarkasih Al Mursyd merupakan salah satu tokoh ulama kharismatik asal Singaparna, Tasikmalaya.

Ia dikenal luas sebagai figur agama, pendidik, serta penerus tradisi dakwah Islam di wilayah Priangan Timur.

Beliau tumbuh dalam lingkungan keluarga ulama yang memiliki akar kuat dalam tradisi pesantren Sunda sekaligus memiliki hubungan silsilah dengan trah bangsawan Sukapura.

KH Zarkasih Al Mursyd merupakan putra dari KH Al Mursyd, seorang tokoh agama yang dikenal di lingkungan masyarakat Tasikmalaya.

Ia dikenal sebagai ulama sepuh yang menjaga tradisi keilmuan Islam, akhlak, serta perjuangan dakwah di tengah masyarakat.

Dari garis keluarga inilah, nilai-nilai keislaman, pendidikan, dan pengabdian kepada umat diwariskan secara turun-temurun.

Dalam penelusuran pancakaki Sunda dan sejarah keluarga menak Tasikmalaya, garis keturunan keluarga beliau memiliki hubungan dengan keluarga besar Sukapura.

Khususnya dari jalur Raden Tumenggung Wiradadaha III atau Raden Anggadipa yang dikenal dengan sebutan Dalem Sawidak.

Trah Wiradadaha merupakan bagian penting dari sejarah pemerintahan Sukapura yang memiliki hubungan genealogis dengan Kerajaan Sumedang Larang sebagai penerus legitimasi Pajajaran.

Melalui jalur tersebut, silsilah keluarga KH Zarkasih Al Mursyd tersambung kepada garis keturunan Prabu Siliwangi, tokoh besar Kerajaan Pajajaran yang menjadi simbol kebesaran budaya Sunda.

Garis keturunan ini juga berkaitan dengan keluarga besar Nyai Subang Larang dan Sunan Gunung Jati, yang menjadi penghubung antara darah bangsawan Sunda dan penyebaran Islam di tanah Pasundan.

Meski berasal dari trah menak Sunda, KH Zarkasih Al Mursyd dikenal sebagai sosok yang sederhana dan dekat dengan masyarakat.

Beliau lebih mengutamakan perjuangan dakwah, pendidikan agama, serta pembinaan akhlak umat dibandingkan kebesaran garis keturunan.

Dalam kesehariannya, beliau dikenal memiliki sikap tawadhu, bijaksana, dan istiqamah dalam membimbing masyarakat.

Di lingkungan Singaparna dan Tasikmalaya, nama KH Zarkasih Al Mursyd dihormati sebagai bagian dari mata rantai ulama Sunda yang menjaga warisan pesantren, budaya, serta nilai-nilai keislaman.

Sosok beliau menjadi representasi perpaduan harmonis antara tradisi ulama, budaya Sunda, dan sejarah panjang perjuangan masyarakat Priangan Timur.

Makam KH Zarkasih Al Mursyd berada di lingkungan Pesantren Sukadana, Desa Sukaherang, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat.

Hingga saat ini, tempat tersebut menjadi lokasi yang dihormati masyarakat dan para santri sebagai bagian dari jejak perjuangan dakwah serta warisan spiritual beliau di tanah Tasikmalaya.

Sebagian keturunan KH Zarkasih Al Mursyd kemudian melahirkan dan mengembangkan berbagai pesantren di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Di antaranya adalah Pondok Pesantren Al Muqowamah Singaparna, Pondok Pesantren Al Fadhilah Citatah, Pondok Pesantren Bantarsuling Singaparna, serta sejumlah lembaga pendidikan Islam lainnya yang terus berkembang hingga saat ini.

Keberadaan pesantren-pesantren tersebut menjadi bukti berlanjutnya tradisi dakwah, pendidikan, dan pengabdian keluarga besar beliau kepada masyarakat.

Melalui para keturunannya, warisan keilmuan KH Zarkasih Al Mursyd tetap hidup dalam dunia pesantren Tasikmalaya.

Nilai-nilai akhlak, perjuangan, dan kecintaan terhadap ilmu agama terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari kontribusi besar keluarga ulama Sunda terhadap perkembangan Islam di Tatar Priangan.***

 

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *