News  

Jembatan Garuda Pameungpeuk Resmi Beroperasi, Pangkas Waktu Tempuh Warga

banner 468x60

 

GARUT, BERANDAKU.COM – Jembatan Garuda di Kampung Cikopo, Desa Pameungpeuk, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, resmi beroperasi setelah diresmikan dalam kunjungan kerja Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, bersama Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, Rabu (26/8/2026).

Kehadiran jembatan tersebut memangkas akses perjalanan warga sekaligus membuka jalur yang lebih cepat untuk menunjang aktivitas pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.

Pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program strategis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pelosok.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengapresiasi jajaran TNI yang telah merealisasikan pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan infrastruktur penghubung sangat penting bagi Kabupaten Garut yang memiliki wilayah luas dan tantangan geografis cukup kompleks.

Kabupaten Garut terdiri atas 42 kecamatan, dihuni sekitar 2,9 juta jiwa, serta memiliki lebih dari 115 sungai. Kondisi tersebut membuat pembangunan infrastruktur penghubung menjadi kebutuhan penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat.

“Menurut saya bahwa keputusan panglima untuk memenuhi keinginan Pak Presiden Pak Prabowo untuk membangunkan jembatan merupakan sesuatu yang kami butuhkan,” ujarnya.

Apalagi jembatan ini, kata Bupati, merupakan jembatan yang membantu akses masyarakat, aspek pendidikan, aspek kesehatan, aspek ekonomi sehingga harapan kami jembatan ini akan sangat membantu dalam semua aspek kehidupan masyarakat.

Ia meminta masyarakat dan Pemerintah Desa Pameungpeuk tidak hanya memanfaatkan jembatan tersebut, tetapi juga ikut menjaga dan merawatnya.

Menurutnya, pemeliharaan secara bersama-sama menjadi kunci agar fasilitas publik itu dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Pak Kades nitip ya, ini jembatan ini dibuat dengan jerih payah yang menurut saya sangat hebat teman-teman angkatan darat, tolong dipelihara,” ungkapnya.

Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih mengatakan pembangunan Jembatan Garuda diarahkan untuk memangkas jarak sekaligus waktu tempuh masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Sebelum jembatan tersedia, warga harus menempuh jalur memutar atau menggunakan moda transportasi lain untuk menyeberang. Kini, akses antarwilayah tersebut dapat ditempuh sekitar dua menit.

“Alhamdulillah ini pemberian dari programnya bapak Presiden ya mudah-mudahan rakyat bisa menikmatinya kita selaku penerus di wilayah, Kodam, Korem Kodim hanya melanjutkan dan membangun untuk masyarakat,” katanya.

Kosasih juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan. Gotong royong antara warga dan prajurit TNI dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan Jembatan Garuda hingga dapat digunakan oleh masyarakat.

“Dengan beroperasinya jembatan tersebut, akses warga Pameungpeuk diharapkan semakin mudah dan efisien. Selain mempercepat mobilitas, keberadaan Jembatan Garuda diharapkan memberi dampak langsung terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut,” pungkasnya. (Red)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *