banner 728x250
News  

Dukung Pesantren Ekologi 2026, Perhutani KPH Tasikmalaya Tanam 50 Bibit Pohon di SMK Negeri Pancatengah

Perhutani KPH Tasikmalaya mendukung program Pesantren Ekologi 2026 di SMK Negeri Pancatengah melalui edukasi lingkungan dan aksi penanaman 50 bibit pohon jati serta mahoni untuk penghijauan sekolah

Dukung Pesantren Ekologi 2026, Perhutani KPH Tasikmalaya Tanam 50 Bibit Pohon di SMK Negeri Pancatengah
Dukung Pesantren Ekologi 2026, Perhutani KPH Tasikmalaya Tanam 50 Bibit Pohon di SMK Negeri Pancatengah
banner 468x60

BERANDAKU.COM – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan karakter berbasis lingkungan dengan mendukung penuh kegiatan “Pesantren Ekologi 2026″ di SMK Negeri Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (27/02/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat ini diisi dengan edukasi mengenai pentingnya ekosistem hutan serta aksi nyata penanaman pohon di lingkungan sekolah yang berlokasi di Jalan Paseh, Desa Jayamukti, Kecamatan Pancatengah tersebut.

Example 300x600

Dalam aksi ekologi ini, Perhutani KPH Tasikmalaya menyerahkan bantuan 50 bibit tanaman kehutanan, yakni jenis jati (Tectona grandis) dan mahoni (Swietenia macrophylla). Pohon-pohon tersebut ditanam secara simbolis oleh jajaran Perhutani, pihak sekolah, serta para siswa di area lingkungan sekolah.

Wakil Administratur KPH Tasikmalaya, Rodiana Rahman, menjelaskan bahwa penanaman pohon ini memiliki dampak ekologis yang signifikan. Secara hitungan teknis, 50 pohon jati dan mahoni ini diproyeksikan mampu menyerap 1–1,25 ton karbon dioksida (CO₂) per tahun saat memasuki fase pertumbuhan optimal.

“Hutan bukan hanya kumpulan pohon, tetapi merupakan sistem kehidupan yang menjaga keseimbangan alam. Jika generasi muda memahami hal ini sejak dini, maka kesadaran menjaga lingkungan akan tumbuh menjadi karakter yang melekat,” ujar Rodiana saat memberikan edukasi kepada siswa.

Baca Juga : Dinilai Rawan Bencana, RKB SLB-C Karya Bhakti Garut Terancam Dipindah

Ia juga menekankan agar para siswa tidak menjadikan penanaman pohon ini sekadar seremoni. Rodiana berharap, aksi ini menjadi komitmen jangka panjang bagi siswa untuk terus merawat lingkungan.

“Anak-anakku sekalian adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan hutan kita. Rawatlah pohon yang ditanam hari ini, kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari,” pesannya.

Kepala SMK Negeri Pancatengah, H. Yusep Rustandi, S.Pd., menyambut hangat sinergi ini. Menurutnya, kolaborasi dengan Perhutani sangat efektif dalam membentuk karakter siswa yang peduli terhadap kelestarian alam, sejalan dengan nilai-nilai pendidikan karakter yang diusung sekolah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani atas dukungannya. Kerja sama ini sangat positif dalam membentuk karakter peduli lingkungan bagi siswa-siswi kami. Kami berharap sinergi ini berkelanjutan, khususnya dalam penguatan nilai-nilai ekologi di lingkungan sekolah,” ungkap Yusep.

Selain aksi tanam pohon dan edukasi, suasana kegiatan semakin meriah dengan adanya fun game edukatif yang diselenggarakan oleh Tim Komper KPH Tasikmalaya. Pendekatan interaktif ini sukses menarik antusiasme siswa dalam memahami pentingnya ekosistem hutan.

Kegiatan Pesantren Ekologi 2026 sendiri merupakan program pendidikan karakter yang berlangsung selama bulan Ramadan, mulai 24 Februari hingga 13 Maret 2026. Melalui kolaborasi multipihak ini, Perhutani KPH Tasikmalaya berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian aset bangsa yakni hutan.***

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *