banner 728x250
News  

Safari Ramadan 2026 Kakanwil Kemenkumham Jabar Apresiasi Inovasi Unggulan Lapas Ciamis

Safari Ramadan di Lapas Ciamis, Kakanwil Kemenkumham Jabar Apresiasi 1 Inovasi Layanan Terpadu dan Pemberdayaan Napi

banner 468x60

CIAMIS, BERANDAKU.COM — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Barat, Kusnali, melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai fasilitas dan inovasi pelayanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis, Selasa (10/3/2026).

Kunjungan dalam rangka Safari Ramadan ini bertujuan memastikan kualitas pelayanan publik dan program pembinaan berjalan optimal.

Example 300x600

Dalam kunjungannya, Kusnali menyoroti transformasi signifikan yang dilakukan pihak Lapas Ciamis sebagai langkah konkret meningkatkan layanan, baik bagi masyarakat umum maupun Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

“Yang tadinya tidak ada menjadi ada. Inovasi ini hadir semata-mata untuk meningkatkan kualitas layanan agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Kusnali.

Salah satu pembaruan yang mendapat apresiasi khusus adalah keberadaan pusat layanan terpadu di area depan Lapas.

Fasilitas ini dirancang sebagai pintu tunggal untuk memudahkan keluarga warga binaan mengakses informasi, menyampaikan pengaduan, hingga mengurus administrasi secara cepat dan transparan.

“Penerima layanan kini bisa langsung merasakan manfaat dari perubahan sistem di Lapas Ciamis. Semuanya terintegrasi dalam satu area,” jelasnya.

Selain layanan publik, Kusnali juga memantau kondisi blok hunian. Ia menilai penataan ruang di dalam Lapas cukup rapi dan manusiawi, termasuk adanya peningkatan fasilitas sanitasi seperti tempat mandi guna menjamin kenyamanan WBP selama menjalani masa pidana.

Aspek pembinaan kemandirian juga menjadi poin keunggulan yang dipuji.

Lapas Ciamis sukses menjalin kemitraan dengan yayasan untuk melatih WBP memproduksi kerajinan tangan bernilai ekonomis, seperti alat pancing, ikat pinggang (belit), hingga anyaman.

“Kita menyiapkan tempat dan tenaga kerja, sementara material dan pemasaran dikerjakan bersama mitra. Ini adalah esensi dari pemberdayaan agar mereka memiliki bekal keterampilan saat bebas nanti,” tambah Kusnali.

Tak hanya itu, keberadaan D’Laci Cafe di area Lapas turut menjadi media edukasi kewirausahaan sekaligus wadah pemasaran produk UMKM karya warga binaan kepada masyarakat luas.

Menutup kunjungannya, Kusnali mengingatkan bahwa peran petugas pemasyarakatan kini telah bertransformasi.

Petugas memiliki tanggung jawab besar sebagai pembimbing mental dan keterampilan bagi warga binaan.

“Tugas mereka bukan hanya membuka dan menutup kunci kamar sel. Fokus utama adalah menjalankan program pembinaan agar warga binaan siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran agar memastikan hak-hak WBP, seperti pemberian remisi, terpenuhi secara tepat waktu sesuai aturan yang berlaku tanpa ada yang terlewatkan.

Transformasi di Lapas Ciamis ini diharapkan menjadi standar baru bagi reformasi pemasyarakatan di wilayah Jawa Barat.***

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *