banner 728x250
News  

Mudik Lebaran 2026, 5 Posko Siaga Bencana BPBD Kabupaten Tasikmalaya Siap Amankan Jalur Mudik

BPBD Kabupaten Tasikmalaya mengaktifkan 5 posko siaga bencana di titik strategis untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026

banner 468x60

TASIKMALAYA, BERANDAKU.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama masa mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026.

Sebanyak lima Posko Kolaborasi Siaga Bencana didirikan di titik-titik strategis untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melintasi wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Example 300x600

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Azis Riswandi, menyebutkan bahwa mobilitas masyarakat yang tinggi pada libur Lebaran berpotensi berbarengan dengan ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan cuaca ekstrem.

“Momentum libur nasional sering dimanfaatkan warga untuk pulang kampung maupun berwisata. Pergerakan besar ini meningkatkan risiko jika terjadi bencana, sehingga kesiapsiagaan harus maksimal,” ujar Abdul Azis, Kamis (12/3/2026).

Untuk mempercepat penanganan darurat, BPBD menempatkan personel, peralatan, hingga logistik di lima lokasi utama:

  1. Pos Utama: Kantor BPBD Kabupaten Tasikmalaya.
  2. Pos Tapal Kuda Salawu: Jalur penghubung utama arah Garut–Tasikmalaya yang rawan longsor.
  3. Pos Alun-alun Singaparna: Pusat keramaian dan titik pertemuan arus kendaraan.
  4. Pos Technopark Pamoyanan: Jalur utara yang menjadi mobilitas utama masyarakat.
  5. Pos Pantai Sindangkerta Cipatujah: Kawasan wisata pesisir selatan yang diprediksi ramai pengunjung.

Selain layanan informasi arus mudik, posko ini berfungsi memantau situasi lapangan secara real-time serta menyebarluaskan peringatan dini cuaca ekstrem kepada pemudik.

Langkah ini diambil berkaca dari catatan kejadian bencana sebelumnya, seperti longsor besar yang memutus jalur Cisinga pada Februari 2026 dan pohon tumbang di jalur nasional Cisayong–Rajapolah tahun lalu.

Abdul Azis menegaskan bahwa status Siaga Darurat Bencana telah ditetapkan sejak Oktober 2025 hingga 30 April 2026. Hal ini mencakup ancaman banjir bandang, gerakan tanah, hingga gelombang tinggi di pesisir selatan.

“Kami mengimbau pemudik dan wisatawan untuk selalu waspada, terutama saat melintasi jalur rawan longsor atau berwisata di kawasan pantai. Tetap pantau informasi cuaca resmi melalui kanal kami,” tandasnya.

Melalui sinergi lintas sektor dengan TNI, Polri, dan relawan kebencanaan, BPBD berkomitmen menjaga situasi di Tasikmalaya tetap kondusif selama periode libur panjang Lebaran 2026.***

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *