banner 728x250

Trafik Data Indosat Tembus 20 Persen Selama Mudik Lebaran 2026, Bukti Keandalan sinyal Indosat

Sukses Pecahkan Rekor MURI Livestream 11 Jam, Indosat Optimalkan Teknologi AI-TechCo untuk Jaga Konektivitas 4G dan 5G di 77 Jalur Mudik Strategis

banner 468x60

JAKARTA, BERANDAKU.COM — Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) kembali membuktikan keandalan infrastrukturnya di tengah lonjakan mobilitas masyarakat pada momen Lebaran 2026.

Setelah sukses memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui livestream TikTok nonstop selama 11 jam di jalur Jakarta–Yogyakarta, Indosat kini mencatatkan kenaikan trafik data nasional sebesar 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Example 300x600

Lonjakan ini sejalan dengan proyeksi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang memperkirakan kenaikan trafik telekomunikasi nasional hingga 40 persen sepanjang Ramadan dan Idulfitri 1447 H.

Data internal Indosat menunjukkan puncak lonjakan berasal dari arah Jakarta menuju Jawa Barat (naik 22%) dan Jawa Tengah (naik 37%).

Berdasarkan cakupan area Jakarta Raya yang meliputi Jabodetabek, Banten, hingga Jawa Barat, wilayah Garut mencatatkan pertumbuhan trafik data tertinggi mencapai 56 persen.

Posisi ini diikuti oleh Cianjur dengan kenaikan 51 persen dan Sukabumi sebesar 45 persen.

Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari transformasi perusahaan menjadi AI-TechCo.

“Periode mudik dan arus balik merupakan ujian sesungguhnya bagi ketangguhan jaringan kami. Kami bersyukur atas kepercayaan jutaan pelanggan. Pencapaian ini mencerminkan upaya berkelanjutan kami dalam memperkuat kualitas dan keandalan jaringan melalui teknologi AI,” ungkap Desmond.

Sebagai AI-TechCo, Indosat tidak sekadar merespons lonjakan, melainkan melakukan antisipasi proaktif.

Teknologi AI digunakan untuk memantau trafik secara real-time di 77 jalur mudik, mencakup 36 ruas tol, 31 jalur non-tol, dan 10 jalur kereta api dengan total panjang mencapai 8.121 km.

Sistem AI milik Indosat mampu mengidentifikasi potensi kepadatan trafik 60 persen lebih cepat dibandingkan sistem konvensional.

Hal ini memungkinkan optimasi kapasitas secara otomatis sebelum pelanggan merasakan gangguan. Selama periode Lebaran 2026, Indosat bahkan berhasil menurunkan angka downtime sebesar 20 persen.

Keandalan sinyal Indosat di jalur mudik didukung oleh investasi besar, termasuk upgrade kapasitas di lebih dari 7.000 site serta pembangunan 1.600 site baru sejak April 2025.

Perusahaan juga mensiagakan 75 Mobile BTS (MBTS) di titik-titik kritis dan 797 Point of Interest (POI) seperti stasiun, rest area, dan destinasi wisata.

Sebanyak 2.500 engineer dikerahkan untuk bersiaga 24 jam penuh di 46 kantor cabang dan 16 posko siaga di seluruh Indonesia.

Data menunjukkan bahwa layanan pesan instan, media sosial, dan video streaming seperti WhatsApp, YouTube, serta TikTok menjadi platform yang paling banyak diakses oleh pemudik.

“Bagi Indosat, periode mudik ini bukan sekadar tentang angka, tetapi tentang kepercayaan pelanggan di momen-momen paling berarti. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kualitas jaringan di setiap sudut Indonesia,” tutup Desmond.***

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *