TASIKMALAYA, BERANDAKU.COM — Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus memperkuat komitmen dalam mencetak generasi emas melalui aksi nyata penurunan angka stunting. Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayubi, memberikan instruksi tegas kepada seluruh Camat dan Kepala Puskesmas untuk memperkuat koordinasi dan akuntabilitas kerja di wilayah masing-masing.
Hal tersebut ditegaskan Wabup Tasikmalaya Asep dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting serta Persiapan Bulan Pertimbangan Balita (BPB) Februari 2026, yang digelar di Aula Wiradadaha Bappelitbangda, Rabu (28/01/2026).
Dalam sambutannya, Wabup Asep menekankan bahwa penanganan stunting bukan sekadar rutinitas medis, melainkan program prioritas yang harus dijalankan secara terintegrasi dan berkelanjutan melalui kebijakan yang terukur.
“Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen penuh untuk menurunkan angka stunting melalui berbagai program dan kebijakan yang terintegrasi,” tegas Asep Sopari Al-Ayubi di hadapan para pemangku kepentingan.
Wakil Bupati secara khusus meminta para camat untuk memposisikan diri sebagai pemimpin koordinasi di wilayah. Ia menginstruksikan agar setiap camat memastikan seluruh desa memiliki perencanaan program yang jelas dan tepat sasaran.
“Saya meminta para camat untuk memastikan bahwa setiap desa di wilayahnya memiliki perencanaan dan pelaksanaan program penurunan stunting yang jelas dan terukur. Jangan sampai ada program yang tidak menyentuh sasaran utama,” ujarnya.
Rakor ini juga menjadi ajang persiapan teknis menjelang Bulan Pertimbangan Balita (BPB) yang akan dilaksanakan pada Februari mendatang. Data dari BPB dinilai krusial sebagai dasar intervensi kesehatan balita di Kabupaten Tasikmalaya.
Wabup Asep kembali menegaskan pentingnya tanggung jawab moral dan administratif dari setiap pimpinan wilayah. Ia tidak ingin penanganan stunting hanya menjadi angka di atas kertas tanpa ada perubahan nyata di lapangan.
“Setiap camat dan kepala puskesmas harus memiliki target yang jelas dan bertanggung jawab atas capaian di wilayah kerjanya masing-masing. Ini soal kualitas masa depan anak-anak kita di Tasikmalaya,” pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, jajaran Kepala Perangkat Daerah seperti Bappelitbangda, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial PPKBP3A, serta unsur TP PKK Kabupaten Tasikmalaya dan Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB).***













