TASIKMALAYA, BERANDAKU.COM — Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memasang target optimistis dalam menekan angka kemiskinan di tahun 2026.
Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayubi, menginstruksikan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) untuk menjadi motor penggerak yang lebih agresif dalam menyinergikan kebijakan lintas sektor.
Hal tersebut ditegaskan Wabup Tasikmalaya Asep saat memimpin Rapat Koordinasi TKPKD di Aula Wiradadaha Bappelitbangda, Senin (02/02/2026). Rakor ini berfokus pada dua agenda utama: evaluasi program tahun 2025 dan penyusunan peta jalan (road map) rencana aksi untuk tahun 2026.
Berdasarkan data evaluasi terbaru, tingkat kemiskinan Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2025 berada di angka 10,15%. Angka ini menunjukkan tren positif dengan penurunan sebesar 0,08% dibandingkan tahun 2024, atau berhasil mengurangi jumlah penduduk miskin sebanyak 0,76 ribu jiwa.
“Keberadaan TKPKD memiliki peran sangat vital sebagai wadah koordinasi, evaluasi, dan penyelarasan kebijakan. Kita harus memastikan setiap program di masing-masing perangkat daerah saling menguatkan untuk menekan angka kemiskinan,” tegas Wabup Asep Sopari Al-Ayubi.
Wabup Asep menyoroti bahwa peran pemerintah daerah dalam penanggulangan kemiskinan bukan hanya soal bantuan sosial, melainkan menciptakan ekosistem ekonomi yang kondusif. Ia menyadari pemerintah memiliki keterbatasan dalam menyediakan lapangan kerja secara langsung.
“Pemerintah tidak mungkin sepenuhnya menyediakan lapangan kerja, tetapi peran penting kita adalah memfasilitasi seluruh kegiatan ekonomi yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat. Kita siapkan iklimnya agar usaha rakyat bisa mandiri,” ujarnya.
Dengan perencanaan yang lebih terukur, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya optimis dapat terus menekan angka kemiskinan ke level yang lebih rendah pada tahun depan.
“Target kita pada tahun 2026 adalah menurunkan angka kemiskinan menjadi 10,10 persen. Kami optimistis target ini bisa dicapai dengan kerja keras dan koordinasi yang solid,” tambah Wakil Bupati.
Rakor ini diharapkan menghasilkan rencana aksi yang lebih terarah dan tepat sasaran (by name by address), sehingga intervensi yang dilakukan pemerintah memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga Tasikmalaya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, para Asisten Daerah, jajaran Kepala SKPD, serta seluruh anggota Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Tasikmalaya.***













