banner 728x250
News  

Kolaborasi Lintas Sektor Hijaukan Jalan Ibrahim Aji Garut dengan 160 Pohon Baru

Rayakan Hari Bumi Sedunia, Pemkab Garut Bersama TNI, Polri, dan Komunitas LIBAS Hijaukan Kawasan Strategis untuk Tekan 87 Ribu Hektare Lahan Kritis

Kolaborasi Lintas Sektor Hijaukan Jalan Ibrahim Aji Garut dengan 160 Pohon Baru
Kolaborasi Lintas Sektor Hijaukan Jalan Ibrahim Aji Garut dengan 160 Pohon Baru. (foto:istimewa)
banner 468x60

GARUT, BERANDAKU.COM — Peringatan Hari Bumi Sedunia tahun 2026 di Kabupaten Garut tidak hanya menjadi agenda seremonial. Berbagai elemen mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga komunitas pegiat lingkungan melakukan aksi konkret dengan menanam 160 pohon di kawasan Jalan Ibrahim Aji, Rabu (22/04/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Aksi Nyata Menekan Perubahan Iklim Global” ini melibatkan sinergi kuat antara Pemkab Garut, TNI, Polri, PLN, serta komunitas Lingkungan Anak Bangsa (LIBAS). Aksi ini menjadi simbol komitmen kolektif dalam menjaga kelestarian ekosistem di wilayah berjuluk Swiss van Java tersebut.

Example 300x600

Pegiat lingkungan dari LIBAS, Tedi Sutardi, menegaskan bahwa penanaman ini merupakan respons langsung terhadap ancaman perubahan iklim yang dampaknya semakin dirasakan secara nyata.

“Sekitar 160 pohon kita tanam, terdiri dari jenis pohon keras dan tanaman buah. Fokusnya di sepanjang Jalan Ibrahim Aji karena ini merupakan titik strategis pengembangan ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan perkotaan,” jelas Tedi di sela kegiatan.

Pemilihan lokasi Jalan Ibrahim Aji bukan tanpa alasan. Tedi memaparkan bahwa saat ini Kabupaten Garut masih memiliki tantangan besar berupa sekitar 87 ribu hektare lahan kritis yang berada di luar kawasan hutan. Kehadiran vegetasi baru di titik-titik strategis kota diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas udara dan lingkungan.

Selain di pusat kota, Tedi menambahkan bahwa program serupa akan terus digencarkan hingga ke tingkat desa melalui program lingkungan yang berkelanjutan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, H. Jujun Juansyah, menyatakan bahwa pemerintah ingin dampak penghijauan ini merata di seluruh wilayah. Namun, ia memberikan catatan penting mengenai keberlangsungan hidup bibit yang telah ditanam.

“Momentum Hari Bumi ini adalah pengingat. Kami menggandeng komunitas, khususnya LIBAS, untuk memastikan proses monitoring dan pemeliharaan berjalan berkelanjutan. Pohon yang ditanam harus tumbuh optimal, bukan sekadar ditanam lalu ditinggalkan,” tegas Jujun.

Ia berharap langkah nyata ini memicu kesadaran masyarakat luas untuk turut berkontribusi menjaga lingkungan agar tetap hijau, sehat, dan layak huni bagi generasi mendatang.

Pantauan di lapangan, aksi ini diikuti oleh perwakilan berbagai instansi, mulai dari jajaran DLH, perwakilan Kecamatan Tarogong Kaler, Dinas Perhubungan, BPBD, hingga PLN. Unsur pengamanan juga terlibat aktif, di antaranya Polsek Tarogong Kaler dan Satuan Brimob Polres Garut, yang bahu-membahu bersama relawan lingkungan menanam bibit pohon di sepanjang bahu jalan.

Dengan adanya gerakan masif ini, Jalan Ibrahim Aji diharapkan bertransformasi menjadi koridor hijau yang mampu menyejukkan suhu kota serta menjadi benteng alami dalam menghadapi krisis iklim global.***

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *