banner 728x250

Industri Kulit Garut Terus Dikembangkan

banner 468x60

BERANDAKU.COM – Pemerintah Kabupaten Garut mulai menjajaki kerja sama dengan kalangan akademisi dan mitra internasional untuk memperkuat pengembangan industri kulit agar mampu bersaing di pasar global.

Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan antara Bupati Garut Abdusy Syakur Amin dengan delegasi IPB University serta Direktur Australia-Indonesia Centre (AIC) di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (5/3/2026).

Example 300x600

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyambut baik kunjungan tersebut dan menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi serta lembaga internasional dapat membuka peluang baru bagi pengembangan sektor industri unggulan daerah.

Menurutnya, pembahasan utama dalam pertemuan tersebut berkaitan dengan penguatan industri kulit yang selama ini menjadi salah satu potensi ekonomi Garut.

“Kami berdiskusi mengenai pengembangan sektor industri di Kabupaten Garut, dengan fokus utama pada industri kulit. Saya sangat yakin kerja sama ini dapat terjalin dengan baik dan mampu membuahkan hasil untuk mensejahterakan masyarakat Kabupaten Garut,” ujarnya.

Syakur menjelaskan bahwa Australia-Indonesia Centre merupakan lembaga kolaborasi yang menghubungkan sejumlah perguruan tinggi ternama, termasuk IPB University, untuk mendorong kerja sama riset dan pengembangan di berbagai sektor.

Sementara itu, Wakil Rektor IV IPB University Bidang Konektivitas Global, Kerjasama, dan Alumni, Iskandar Z. Siregar, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan membahas rencana pengembangan industri melalui konsep bertajuk Integrated Industrial Development.

Ia menyebutkan tim IPB akan melakukan identifikasi lebih mendalam terhadap berbagai persoalan yang dihadapi sektor industri kulit di Garut.

“Kami akan melakukan identifikasi rinci mengenai permasalahan apa yang dihadapi sektor kulit saat ini. Tim akan mencoba memperkuat konsep perencanaan dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait agar implementasinya berjalan optimal,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, IPB bersama AIC berencana menggelar workshop dalam bentuk *kick-off meeting* yang akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk merancang strategi pengembangan industri kulit Garut.

Direktur Australia-Indonesia Centre, Kevin Evans, mengungkapkan ketertarikannya terhadap potensi agrobisnis di Kabupaten Garut, termasuk sektor industri kulit yang dinilainya memiliki kualitas baik.

Ia mengaku telah mengenal produk kulit Garut sejak belasan tahun lalu dan melihat peluang besar untuk dikembangkan agar mampu menjangkau pasar internasional.

“Ide kolaborasi bersama IPB ini muncul karena kami memiliki peluang untuk menguatkan kembali sektor industri kulit. Kami berharap sektor ini mampu menjangkau pasar global dengan mengaitkan AIC sebagai penyedia teknologi, supplier, maupun akses pasar,” katanya.

Di sisi lain, Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur IPB University, Heti Mulyati, berharap kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah dapat memperkuat daya saing industri kulit di Kabupaten Garut.

“Mudah-mudahan dengan kolaborasi antar universitas dan pemerintah di level nasional hingga daerah bisa kita perkuat lebih dalam lagi,” ujarnya.

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *